Selasa, April 21, 2026
spot_img

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Tewasnya Bayi 1,5 Tahun

KARAWANG – Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polres Karawang mempersiapkan langkah exhumasi (pembongkaran makam) untuk mengungkap kasus dugaan penganiayaan bayi hingga meninggal dunia di pesisir utara Kabupaten Karawang, Jabar.

Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan menyampaikan, hingga kini pihaknya masih mendalami kasus dugaan penganiayaan bayi berusia 1,5 tahun hingga meninggal dunia di Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Karawang.

Ia menyampaikan, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan setelah menerima informasi mengenai adanya luka-luka tidak wajar pada tubuh korban. Pada hari ini tahapannya naik menjadi penyidikan.

Berita Lainnya  2 Pelaku Pengedar Obat Keras Dibekuk Polisi

Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, guna memperdalam proses penyidikan.

Selain itu, Satres Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polres Karawang juga tengah mempersiapkan langkah pembongkaran makam.

Hal tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan, sebagai bagian dari upaya mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Sementara itu, kasus dugaan penganiayaan bayi itu terungkap ketika sang bayi menjalani perawatan di rumah sakit.

Sekitar sepekan lalu, bibi korban yang mewakili keluarga menerima telepon dari ibu kandung korban untuk segera datang ke Klinik Azahra. Setibanya di lokasi, kondisi korban dilaporkan sudah dalam keadaan kritis (kolaps).

Berita Lainnya  Terekam CCTV, SDN Tanjungpura 2 Dibobol Maling

Pihak klinik segera merujuk korban ke Rumah Sakit Hastien. Namun nahas, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Pihak keluarga, yakni bibi dan paman korban, menemukan sejumlah luka mencurigakan saat memeriksa jenazah korban.

Luka-luka tersebut meliputi luka memar di bagian dahi dan rahang kanan, bekas gigitan pada area rahang, serta menemukan luka memar menyerupai cubitan di bagian dada kiri dan paha kanan.

Kecurigaan keluarga semakin menguat lantaran ibu kandung korban cenderung bungkam dan memberikan jawaban tidak tahu saat ditanya mengenai penyebab luka-luka tersebut.

Berita Lainnya  Dirazia, 33 Warga Binaan Lapas Subang Miliki Handphone

Pihak keluarga korban telah menyatakan secara resmi akan menempuh jalur hukum agar pelaku penganiayaan mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai undang-undang perlindungan anak yang berlaku.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

GMPI Bersiap Kepung Gedung Wakil Rakyat Karawang

KARAWANG - Dalam rangka persiapan aksi demonstrasi ke gedung DPRD Karawang pada Rabu (22/4/2026) besok, Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Karawang menggelar rapat...

Dugaan TPPU Perumda Tirta Bhagasasi Dilaporkan ke Kejaksaan

BEKASI - Koalisi Organisasi Masyarakat (Ormas) yang terdiri dari Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kabupaten Bekasi dan Ormas Brigez Kabupaten Bekasi menyampaikan laporan...

Meski Viral di Medsos Diolok-olok Siswanya, Bu Syamsiah Tetap Memaafkan

PURWAKARTA - Syamsiah, guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMAN 1 Purwakarta, menunjukkan kebesaran hati yang jarang ditemui di tengah derasnya...

Tawuran Antar Pelajar Pakai Sajam, 2 Orang Diamankan Polisi

PURWAKARTA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta berhasil meringkus dua orang pelajar yang terlibat aksi pembacokan dalam tawuran berdarah di wilayah Kecamatan Campaka. Ironisnya,...

PHRI Dorong Pemkab Tertibkan THM Tak Berizin, ‘Awas! Ada Upeti Masuk Kantong’

KARAWANG - Tak ingin dituding telah melindungi beberapa pengusaha membandel, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karawang justru mendong Pemkab Karawang yang dalam hal...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan