Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

PDIP Dukung Moratorium Dapur dan Refocusing MBG

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Charles Honoris mendukung rencana Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan moratorium pendaftaran dapur baru dan refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, langkah refocusing merupakan kebijakan yang tepat untuk memastikan program lebih efektif dan tepat sasaran.

“Menurut saya, wacana refocusing penerima manfaat yang disampaikan pimpinan baru BGN sudah tepat. Selama ini saya melihat ukuran keberhasilan program terlalu sering dikaitkan dengan jumlah penerima manfaat,” kata Charles kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).

Bahkan, kata dia, dalam beberapa kesempatan, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana selalu membanggakan jumlah anggaran yang dihabiskan. Padahal yang terpenting ialah kualitas gizi yang diberikan.

Berita Lainnya  Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

“Karena itu, ke depan, program ini memang sebaiknya lebih fokus pada kelompok yang benar-benar membutuhkan, terutama anak-anak yang mengalami masalah gizi, keluarga rentan, serta masyarakat di wilayah 3T, yang akses pangannya masih terbatas,” ujarnya.

“Jangan sampai orientasinya hanya mengejar angka penerima manfaat yang terus bertambah, tetapi manfaat gizinya tidak optimal,” sambungnya.

Lebih lanjut Charles juga meminta pimpinan baru BGN melakukan pembenahan tata kelola. Dia berharap proses pengadaan ke depan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Terkait pengadaan, kami tentu berharap pimpinan baru BGN melakukan pembenahan tata kelola secara menyeluruh,” tuturnya.

Berita Lainnya  Ramai Video Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berjalan di Atas Bara Api, Ini Penjelasannya!

“Ke depan, proses pengadaan harus jauh lebih transparan, akuntabel, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik. Jangan sampai pola-pola pengadaan yang amburadul seperti pada masa kepemimpinan sebelumnya terulang kembali dan justru mengganggu tujuan utama program,” imbuh dia.

Sebelumnya, BGN menghentikan sementara pendaftaran dapur baru untuk program MBG. Kebijakan moratorium ini menjadi salah satu langkah yang diambil pimpinan baru BGN dalam rangka efisiensi anggaran sekaligus penataan pelaksanaan program.

“Hal utama yang telah kami bahas dan kami siapkan rencana kerjanya adalah menuju pada efisiensi anggaran,” kata Kepala BGN Nanik S Deyang dalam konferensi pers di gedung BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Berita Lainnya  Polisi Tetapkan 5 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Terduga Maling Ayam

Nanik menjelaskan terdapat empat langkah utama yang disiapkan BGN untuk memperbaiki pelaksanaan program MBG. Pertama, refocusing penerima manfaat agar program lebih tepat sasaran. Kedua, penghentian sementara pendaftaran dan pembangunan dapur baru.

“Dalam rangka efisiensi anggaran maka hal yang kami lakukan adalah pertama refocusing penerima manfaat. Dua, moratorium dapur titik-titik baru,” ujarnya.***

Artikel ini telah tayang di detiknews, “PDIP Dukung BGN Refocusing MBG: Jangan Orientasinya Angka” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8519229/pdip-dukung-bgn-refocusing-mbg-jangan-orientasinya-angka.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan