Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN – W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026).

Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak menduga W meninggal karena mengakhiri hidup dengan luka tembak di bagian kepala.

Calvijn menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, di hari kejadian, korban, bersama anaknya inisial M (9), serta Brigadir I sedang berada dalam satu kamar.

Brigadir I pun sempat keluar kamar sejenak lalu masuk lagi. Ia sempat menanyakan keberadaan korban kepada M.

“Setelah itu, saksi I melihat tasnya sudah terbuka. Di dalamnya ada senjata api,” ucap Calvijn saat diwawancarai di Polrestabes Medan pada Selasa (4/8/2026).

Brigadir I mendapati senpinya sudah tak ada di dalam tas. Belakangan didapati, korban ternyata sedang berada di kamar mandi di dalam kamar tersebut.

“Terjadi lah komunikasi yang sifatnya pencegahan dengan mengatakan jangan melakukan hal hal yang tak layak. Karena saksi I tahu persis kondisi korban,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Kyai Kampung Demo Desak KPK Segera Tangkap Nusron Wahid

Anak korban inisal M pun berkali-kali mengetuk pintu kamar mandir namun tak direspon.

“Terakhir ada ucapan dari korban, maafkan saya. Setelah ucapan itu, dari dalam kamar mandi terdengar suara letusan satu kali,” ucapnya.

Calvijn menuturkan, mendapati informasi itu, pihaknya tim inafis datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Hasilnya, memang ditemukan adanya senpi jenis revolver di dalam kamar mandi.

Adapun, hasil dari tim laboratorium forensik serta dokter yang melakukan otopsi, bahwa ditemukannya sisa residu di jari tangan, badan, dan baju korban.

“Lalu, tim melakukan swab jari dan tangan di tubuh saksi I. Hasilnya tidak ditemukan sisa residu yang ada,” ucapnya.

“Didapati juga keterangan dokter yang melakukan otopsi bahwa tidak ada bekas kekerasan atau benda tumpul serta tajam yang melukai korban,” tambahnya.

Berita Lainnya  Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

Meski begitu, ia menyampaikan pihaknya masih melakukan pendalaman menyoal motif yang membuat korban sampai mengakhiri hidup.

Sebelumnya, isak tangis YL memenuhi ruang tengah rumah di salah satu jalan di  Kota Medan pada Rabu (5/8/2026). Ia begitu kehilangan anak pertamanya, wanita inisial W (30), telah meninggal dunia.

Satu per satu keluarga dan kerabat datang untuk turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa yang menimpa W. Sementara jenazah W berada dalam peti yang diletakkan di tengah ruangan.

Foto W semasa hidup pun diletakkan dekat bagian atas peti. YL yang duduk di sebelah kanan peti pun henti meneteskan air mata. Suasana pilu menyelimuti rumah duka. Sesekali ia melontarkan ucapan kepiluannya.

Berita Lainnya  Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan HP Presiden Prabowo

“Pak Kapolri tolong lah, lihat anggotamu. Bagaimana ini terbuka lah. Tolong Pak Presiden. Pak Prabowo, Pak Gibran. Siapapun yang mendengar tolong lah bantu kami. Kami tidak punya kekuatan. Kami orang kecil. Selama ini dia kekuatanku,” sambungnya.

Ia turut berucap bahwa sejauh ini pihaknya tak pernah diminta persetujuan agar tubuh anaknya diotopsi. Selain itu, hasil otopsi juga tak diterimanya sampai saat ini. Alhasil, YL masih belum mendapat kepastian penyebab tewasnya W.

“Dibuka lah ini ada apa. Sampai saat ini hasil otopsi kami gak ada dikasih. Gak ada dikasih tahu anakku dibelah-belah,” ujar YL.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>
SourceSUMBER :

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan