Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Program LKS Gratis Awal Inovasi Pendidikan Karawang yang Lebih Besar

KARAWANG – Kebijakan Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh, SE yang menggratiskan LKS (Lembar Kerja Siswa) bagi pelajar tentu patut diapresiasi. Ini merupakan langkah nyata untuk meringankan beban orang tua sekaligus memberikan akses bahan belajar yang lebih merata bagi seluruh siswa.

Namun menurut saya, kebijakan ini sebaiknya menjadi awal dari inovasi pendidikan yang lebih besar. Dinas Pendidikan Karawang ke depan perlu mulai mendorong transformasi dari sekadar penyediaan LKS fisik menuju digitalisasi pendidikan yang terintegrasi.

Bayangkan jika setiap siswa dan guru memiliki akses mudah terhadap materi pembelajaran melalui satu platform digital: buku dan modul pembelajaran, video edukasi, latihan soal, bank soal, materi tambahan, hingga sistem evaluasi yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

Berita Lainnya  Diduga Belum Lengkapi Izin, Pemprov Jabar Dituntut Evaluasi Pertambangan PT. MPB di Karawang

Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan LKS gratis, tetapi juga memperoleh akses pengetahuan yang jauh lebih luas. Guru pun dapat lebih mudah mendapatkan materi, referensi pembelajaran, serta berbagai media untuk membuat proses belajar mengajar semakin menarik.

Karawang sebagai salah satu daerah industri terbesar di Indonesia tentu membutuhkan generasi muda yang tidak hanya kuat secara akademis, tetapi juga melek teknologi, adaptif, kreatif, dan siap menghadapi dunia kerja masa depan.

Berita Lainnya  Meluruskan Narasi Sejarah, Karawang Adalah Pusat Peradaban Bukan Sekadar Rintasan Kerajaan Mataram

Jadi, apresiasi untuk kebijakan LKS gratis. Tetapi mari kita dorong langkah berikutnya, dari LKS gratis menuju pendidikan digital yang gratis, mudah diakses, berkualitas, dan merata.

Disdik Karawang jangan memulai digitalisasi pendidikan dari membeli perangkat, tetapi dari membangun ekosistem pendidikan digital.

Ini penting karena Karawang sebenarnya sudah punya pijakan: pada 2026, platform PIJAR Telkom sudah digunakan bersama Disdik Karawang untuk try out TKA yang menjangkau lebih dari 76.000 siswa dari 1.200 sekolah. Artinya, sebagian infrastruktur dan pengalaman digital sudah ada

Bupati dapat memulai dengan 4 langkah, yaitu membentuk ‘Karawang Digital Education Task Force’, buat satu pintu ‘Karawang Learning’, jangan membuat semuanya sendiri, hingga terakhir memulainya dengan ‘pilot project’ dengan 20-30 sekolah.

Berita Lainnya  Mahasiswa KKN UBP Karawang Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R di Desa Pasirtalaga

Semoga Dinas Pendidikan Karawang dapat terus berinovasi dan menjadi salah satu contoh daerah yang mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Karena pendidikan masa depan bukan hanya tentang memiliki buku, tetapi tentang memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan tanpa batas.***

Penulis ;

Ahmad Jubaidin
Pimpinan Majelis Ekonomi Muhammadiyah Karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Sama dengan Judi, MUI Tegaskan Hadiah Agustusan yang Dipungut dari Peserta Hukumnya Haram

JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia setiap 17 Agustus, masyarakat biasanya menyambutnya dengan penuh antusias melalui beragam kegiatan. Salah satu yang...

5 Orang Sudah Diperiksa, Kapolda Sulut : “Pengemudi Berpotensi Jadi Tersangka”

SULAWESI - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Roycke Harry Langie menyebut pengemudi mobil dalam tragedi drag race Kotamobagu berpotensi menjadi...

Prabowo Mau Rombak Buku Pelajaran Siswa SD hingga SMA?

JAKARTA - Pemerintah berencana merombak buku pelajaran siswa SD hingga SMA. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari sorotan Presiden Prabowo Subianto terhadap kualitas buku...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan