Selasa, September 15, 2026
spot_img

Program LKS Gratis Awal Inovasi Pendidikan Karawang yang Lebih Besar

KARAWANG – Kebijakan Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh, SE yang menggratiskan LKS (Lembar Kerja Siswa) bagi pelajar tentu patut diapresiasi. Ini merupakan langkah nyata untuk meringankan beban orang tua sekaligus memberikan akses bahan belajar yang lebih merata bagi seluruh siswa.

Namun menurut saya, kebijakan ini sebaiknya menjadi awal dari inovasi pendidikan yang lebih besar. Dinas Pendidikan Karawang ke depan perlu mulai mendorong transformasi dari sekadar penyediaan LKS fisik menuju digitalisasi pendidikan yang terintegrasi.

Bayangkan jika setiap siswa dan guru memiliki akses mudah terhadap materi pembelajaran melalui satu platform digital: buku dan modul pembelajaran, video edukasi, latihan soal, bank soal, materi tambahan, hingga sistem evaluasi yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

Berita Lainnya  20 Sekolah di Bekasi Ikuti Penilaian Adiwiyata Tahun 2026

Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan LKS gratis, tetapi juga memperoleh akses pengetahuan yang jauh lebih luas. Guru pun dapat lebih mudah mendapatkan materi, referensi pembelajaran, serta berbagai media untuk membuat proses belajar mengajar semakin menarik.

Karawang sebagai salah satu daerah industri terbesar di Indonesia tentu membutuhkan generasi muda yang tidak hanya kuat secara akademis, tetapi juga melek teknologi, adaptif, kreatif, dan siap menghadapi dunia kerja masa depan.

Berita Lainnya  Pendaki Semeru Hilang, Ketika Aturan Keselamatan Diabaikan, Siapa yang Harus Bertanggungjawab?

Jadi, apresiasi untuk kebijakan LKS gratis. Tetapi mari kita dorong langkah berikutnya, dari LKS gratis menuju pendidikan digital yang gratis, mudah diakses, berkualitas, dan merata.

Disdik Karawang jangan memulai digitalisasi pendidikan dari membeli perangkat, tetapi dari membangun ekosistem pendidikan digital.

Ini penting karena Karawang sebenarnya sudah punya pijakan: pada 2026, platform PIJAR Telkom sudah digunakan bersama Disdik Karawang untuk try out TKA yang menjangkau lebih dari 76.000 siswa dari 1.200 sekolah. Artinya, sebagian infrastruktur dan pengalaman digital sudah ada

Bupati dapat memulai dengan 4 langkah, yaitu membentuk ‘Karawang Digital Education Task Force’, buat satu pintu ‘Karawang Learning’, jangan membuat semuanya sendiri, hingga terakhir memulainya dengan ‘pilot project’ dengan 20-30 sekolah.

Berita Lainnya  Paradoks Penghargaan Bupati di Tengah Lambannya Realisasi Kebijakan 'Modul Ajar Karawang'

Semoga Dinas Pendidikan Karawang dapat terus berinovasi dan menjadi salah satu contoh daerah yang mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Karena pendidikan masa depan bukan hanya tentang memiliki buku, tetapi tentang memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan tanpa batas.***

Penulis ;

Ahmad Jubaidin
Pimpinan Majelis Ekonomi Muhammadiyah Karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan