Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Penyegelan Hanya Formalitas, Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia Ketahuan Masih Beroperasi

KARAWANG – Penyegelan dan penutupan sementara operasional pertambangan PT. Jui Shin Indonesia (PT. JSI) di Karawang Selatan oleh Pemprov Jawa Barat, dinilai hanya sekadar formalitas.

Faktanya, warga dan aktivis lingkungan masih mendapati truk PT. JSI lalu-lalang di Jalan Badami-Loji.

Diberitakan sebelumnya, Sekda Jabar, Herman Suryatman bersama Sekda Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah dan jajaran telah melakukan penyegelan operasional tambang PT. JSI pada 15 September 2026 lalu.

Penyegelan ini menyusul aksi protes demonstrasi yang dilakukan aktivis dan warga Karawang Selatan pada 14 September 2026, saat digelar rapat paripurna DPRD Karawang dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 tahun yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Berita Lainnya  Dituding Gelapkan Aset Desa, Kades Klari Siap Tempuh Jalur Hukum
Sekda Jabar, Herman Suryatman, saat menyegel aktivitas pertambangan PT. JSI.

Esok harinya pada 16 September 2026 di Kabupaten Bekasi, KDM memanggil manajemen PT. JSI yang juga dihadiri oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dan Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.

Melalui pertemuan tersebut, KDM memberikan dua opsi yang ditawarkan yaitu pertama, PT. Jui Shin membangun jalan sendiri khusus untuk truk operasional pengangkut semen perusahaan.

Opsi kedua, PT. Jui Shin Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun jalan level nasional. Pemprov Jabar juga akan membangun jembatan khusus untuk kendaraan industri.

Berita Lainnya  PERADI Kritik Keras Barrier Gate di Mapolresta Karawang : "Bikin Ribet Masyarakat yang Berkunjung"
KDM didampingi Bupati Karawang dan Plt Bupati Bekasi, saat memanggil manajemen PT. JSI.

Tetapi faktanya di lapangan, sebelum solusi atas dua opsi dari KDM tersebut direalisasikan, warga dan aktivis mendapati truk tambang PT. JSI sudah kembali beroperasi.

“PT JSI masih dikenakan sanksi dan sudah ada kesepakatan untuk menunggu jalur khusus tambang. Tetapi kenyataannya, armada mereka masih melintas di jalur Badami-Loji,” ujar Koordinator Solidaritas Akar dari Warga Karawang Selatan, Mohammad Alda, Senin (21/9/2026).***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan