Senin, November 2, 2026
Google search engine

Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

BONTANG – Kasus menghebohkan terjadi di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Yaitu dimana jasad seorang bayi berubah menjadi bantal guling saat dimakamkan.

Usut punya usut, ternyata peristiwa ini merupakan sebuah cerita yang direkayasa oleh sepasang suami istri berinisial AR dan DN. Kejadian ini murni merupakan skenario palsu untuk menutupi kebohongan terkait kehamilan.

Sang istri (AR) sebelumnya mengaku hamil kepada pihak keluarga suaminya. Kebohongan ini terus berlanjut hingga tiba waktu yang diklaim sebagai momen persalinan.

Berita Lainnya  Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

Rabu (28/10/2026), kabar duka palsu dari pasangan suami istri ini mengabarkan kepada pihak keluarga bahwa AR telah melahirkan di RS Yabis Bontang, namun bayinya dinyatakan meninggal dunia.

Untuk meyakinkan orang-olah di sekitarnya, mereka membawa sebuah bungkusan yang dibalut kain kafan menyerupai jenazah bayi. Mereka juga berpesan kepada keluarga bahwa pihak rumah sakit melarang keras bungkusan tersebut dibuka sebelum tiba di liang lahat untuk dimakamkan.

Saat warga dan pihak keluarga berkumpul di Kelurahan Loktuan untuk membantu proses pemakaman, warga yang mengurus jenazah merasa ada kejanggalan pada bobot bungkusan tersebut yang terasa tidak wajar untuk ukuran jasad bayi.

Berita Lainnya  RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

Karena penasaran dan curiga, warga akhirnya memutuskan untuk membuka bungkusan kain kafan tersebut sebelum dimasukkan ke liang lahat. Alih-alih jasad bayi, mereka justru mendapati sebuah guling atau bantal berwarna merah muda di dalamnya. Kejadian ini sempat direkam dan videonya langsung viral di media sosial.

Polres Bontang segera turun tangan dan melakukan penelusuran ke RS Yabis Bontang. Hasil rekam medis menyatakan bahwa AR tidak pernah tercatat melakukan pemeriksaan kehamilan maupun menjalani proses persalinan di rumah sakit tersebut.

Berita Lainnya  Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh...! Ternyata Mahasiswa Bayaran

Dari hasil pemeriksaan psikologis dan mediasi, pasutri tersebut mengaku nekat melakukan rekayasa karena merasa tertekan dan takut dianggap tidak bisa memberikan keturunan, terutama oleh pihak keluarga mertua yang sudah lama mendambakan kehadiran seorang cucu. (***Dari berbagai sumber)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan insentif fiskal total senilai Rp1 triliun bagi pemerintah daerah yang berhasil mendukung...

Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh…! Ternyata Mahasiswa Bayaran

JAKARTA - Sosok pria viral bernama asli Bayu Setiadi, yang sebelumnya mengaku sebagai mahasiswa Universitas Dian Nusantara (Undira), akhirnya menyampaikan permohonan maaf. Pria yang sebelumnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan