Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Prabowo Geram dan Sindir Pakar : “Saking Pintarnya Jadi Goblok…!”

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras kepada pihak yang disebutnya sebagai “pakar”, ketika menyampaikan pidato dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jumat (18/9/2026).

Prabowo mengaku geram terhadap pakar yang dinilai melakukan fitnah terhadap dirinya.

Prabowo awalnya berbicara mengenai kesamaan nilai perjuangan di antara berbagai partai politik. Menurutnya, hampir seluruh partai memiliki cita-cita yang sama, yakni mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Hampir di semua partai banyak yang nilai perjuangannya sama dengan kita. Saya kenal orang-orang di partai itu juga. Tentunya kita semua ingin Indonesia adil dan makmur, semua. Kita ingin rakyat kita sejahtera,” kata Prabowo dalam acara HUT ke-28 PAN, Jumat (18/9/2026).

Berita Lainnya  Laga Persita vs Persija Diwarnai Kericuhan Antarsuporter

Prabowo kemudian menceritakan sumpah yang dipegangnya sejak masih muda. Ia mengatakan sejak berusia 18 tahun telah siap mempertaruhkan nyawa untuk negara demi membela Indonesia.

Dia mengatakan cita-citanya adalah melihat rakyat Indonesia hidup sejahtera dan tidak lagi menghadapi persoalan mendasar seperti kelaparan, kesulitan mendapatkan pengobatan, maupun kekurangan gizi.

Prabowo juga menyoroti persoalan gizi anak. Menurutnya, anak-anak Indonesia harus mendapatkan asupan gizi yang cukup agar mampu bersaing dengan anak-anak dari negara lain.

“Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan, tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah, tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain. Saya tidak ingin melihat itu,” ujarnya.

Sindir Pakar

Prabowo kemudian menegaskan bahwa cita-cita tersebut merupakan bagian dari sumpah perjuangannya.

Berita Lainnya  Diduga Keracunan MBG, Ratusan Siswa TK hingga SD di Cirebon Dilarikan ke Rumah Sakit

“Itu bukan sumpah saya. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya,” kata Prabowo.

Kemudian, Prabowo melontarkan sindiran kepada pihak yang menurutnya terlalu menganggap diri sebagai pakar.

“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok!” ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut disambut sorakan dan dukungan dari peserta acara yang meneriakkan nama Prabowo.

Kepala negara kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan pentingnya menjaga kejujuran dalam menyampaikan pendapat, khususnya bagi kalangan intelektual. Dia mengatakan ada sejumlah pihak yang menurutnya mengaku sebagai pakar tetapi justru melontarkan fitnah.

Dia juga mengutip Surat Al-Baqarah ayat 191 yang menurutnya memuat pernyataan mengenai fitnah lebih kejam dari pembunuhan.

Prabowo mengku menyatakan akan memaafkan pihak yang menyadari kesalahannya, namun tetap mengingat apa yang telah disampaikan.

Berita Lainnya  Polisi Selidiki Tewasnya Remaja Bobotoh Bogor, Minta Warga Beri Informasi Sekecil Apapun untuk Percepat Proses Hukum

“Ada beberapa pakar, saking pakarnya, dia melontarkan fitnah. Tapi sudahlah, kita bangsa yang besar, bangsa yang kuat. Saya mencatat saja,” kata Prabowo.

“Kalau dia sadar saya maafkan, tapi saya ingatkan,” lanjutnya.

Prabowo kemudian menyampaikan pesan kepada para pihak yang memiliki kepakaran maupun kemampuan intelektual agar tetap menjunjung kejujuran dalam menyampaikan analisis atau pendapat.

“Kalau Anda punya kepintaran, kalau Anda punya kepakaran, jangan lupa, seorang cendekiawan itu harus jujur. Itu namanya kejujuran intelektual, intellectual honesty. Apalagi kalian mengabdi kepada kepentingan bangsa lain,” kata Prabowo.***

Sumber : CNBC Indonesia

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan