Kamis, Agustus 13, 2026
spot_img

KKN Mahasiswa UBP di Amansari Ditutup Nobar Film Dokumenter

KARAWANG – Setelah menjalankan berbagai program pengabdian selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar acara penutupan KKN Desa Amansari 2026 di Aula Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Sabtu malam, 8 Agustus 2026.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut yakni pemutaran film dokumenter KKN Amansari 2026. Film tersebut merekam perjalanan mahasiswa sejak awal kedatangan di posko hingga pelaksanaan berbagai program kerja di lingkungan sekolah dan masyarakat Desa Amansari.

Pemutaran film dokumenter menjadi momen untuk kembali mengenang berbagai kegiatan, kerja sama, serta interaksi yang terjalin antara mahasiswa, aparatur pemerintah desa, siswa, tenaga pendidik, dan masyarakat selama masa pengabdian.

Kegiatan penutupan dihadiri oleh mahasiswa KKN UBP Karawang, aparatur Pemerintah Desa Amansari, serta masyarakat sekitar. Sejumlah aparatur desa yang hadir di antaranya Sekretaris Desa Amansari Junita, Kaur Umum dan Perencanaan Lala Suhartini, Kasi Pelayanan Emax R, serta Kasi Pemerintahan Yayan Suryana yang mewakili Kepala Desa Amansari Napi karena berhalangan hadir.

Pengabdian di Lingkungan Sekolah.
Salah satu bagian yang menjadi sorotan dalam film dokumenter adalah berbagai kegiatan mahasiswa di lingkungan pendidikan.

Selama melaksanakan KKN, mahasiswa menjalankan program kerja individu maupun kelompok di sejumlah sekolah, mulai dari SDN Amansari I, SDN Amansari II, SMPN 3 Rengasdengklok, hingga SMKN 1 Rengasdengklok.

Kegiatan di lingkungan sekolah dikemas melalui berbagai aktivitas edukatif dan interaktif bersama para siswa. Mahasiswa memberikan pendampingan, edukasi, permainan edukatif, hingga kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan, seperti pembuatan ecobrick dan kompos.

Berita Lainnya  Kolaborasi dengan DLHK dan Aparat Desa, Mahasiswa KKN UBP Karawang Bersih-bersih Sampah di TPS Liar

Selain itu, mahasiswa juga mendistribusikan tong sampah organik dan anorganik ke sejumlah sekolah sebagai bagian dari upaya mendorong kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dini.

Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan edukasi kepada siswa, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun interaksi dan kedekatan dengan generasi muda serta tenaga pendidik.

Dokumentasi kegiatan sekolah yang ditampilkan dalam film menjadi gambaran bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui proses belajar, interaksi, dan kebersamaan bersama para siswa.

Bergerak Bersama Masyarakat untuk Lingkungan

Selain beraktivitas di lingkungan sekolah, mahasiswa KKN Amansari 2026 juga menjalankan berbagai program bersama masyarakat yang berfokus pada kebersihan, pengelolaan sampah, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sejumlah program kerja individu maupun kelompok yang dilaksanakan antara lain sosialisasi kepada masyarakat, pemberian tong sampah organik dan anorganik, serta pengenalan dan pemberian sarana bank sampah beserta edukasi mengenai pengelolaannya.

Program tersebut menjadi bentuk edukasi sekaligus ajakan kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan dan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berupaya mendorong keterlibatan masyarakat secara langsung. Hal tersebut dilakukan karena persoalan sampah dan lingkungan membutuhkan kesadaran serta kerja sama dari berbagai pihak.

Berita Lainnya  Manfaatkan Kemasan Botol Bekas, Mahasiswa KKN UBP Edukasi Warga Buat Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat dalam mengurangi, memilah, dan mengelola sampah.

Program-program tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan, meskipun masa KKN telah berakhir.

Membangun Kebersamaan dengan Aparatur Desa dan Warga

Perjalanan KKN Amansari 2026 tidak hanya diisi dengan pelaksanaan program kerja. Interaksi dan kebersamaan antara mahasiswa, aparatur desa, serta masyarakat juga menjadi bagian penting selama satu bulan berada di Desa Amansari.

Dukungan Pemerintah Desa Amansari dan partisipasi masyarakat turut membantu mahasiswa dalam menjalankan berbagai program yang telah direncanakan.

Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya dapat melaksanakan program kerja, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam memahami kondisi, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung.

Berbagai momen kebersamaan tersebut turut diabadikan dalam film dokumenter. Mulai dari kegiatan bersama masyarakat, interaksi dengan siswa, koordinasi dengan aparatur desa, hingga aktivitas mahasiswa selama menjalankan pengabdian.

Film dokumenter tersebut akhirnya tidak hanya menjadi kumpulan rekaman kegiatan, tetapi juga menjadi gambaran perjalanan mahasiswa dalam membangun komunikasi, kerja sama, dan hubungan sosial bersama masyarakat Desa Amansari.

Penutupan Menjadi Momentum Refleksi.
Selain pemutaran film dokumenter, acara penutupan diisi dengan sambutan dari Ketua Kelompok KKN, Inda Maulana dari Program Studi Psikologi, serta Kasi Pemerintahan Desa Amansari, Yayan Suryana, yang hadir mewakili Kepala Desa Amansari.

Berita Lainnya  Program LKS Gratis Awal Inovasi Pendidikan Karawang yang Lebih Besar

Mahasiswa juga memaparkan sejumlah program kerja individu maupun kelompok yang telah dilaksanakan selama satu bulan. Pemaparan tersebut menjadi bentuk laporan sekaligus pertanggungjawaban atas berbagai kegiatan pengabdian yang telah dijalankan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan sertifikat sebagai simbol berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN di Desa Amansari.

Acara ditutup dengan pemutaran film dokumenter karya Seksi Publikasi, Dokumentasi, dan Dekorasi (PDD) KKN UBP Karawang serta sesi foto bersama mahasiswa KKN, aparatur pemerintah desa, dan masyarakat.

Pemutaran film dokumenter KKN Amansari 2026 menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengabadikan perjalanan selama satu bulan berada di tengah masyarakat.

Dari kegiatan pendidikan di sekolah hingga program lingkungan bersama masyarakat, seluruh rangkaian pengabdian tersebut menjadi pengalaman yang memberikan manfaat sekaligus pembelajaran bagi mahasiswa mengenai pentingnya kerja sama, kepedulian sosial, dan keterlibatan langsung dalam kehidupan masyarakat.

Dokumentasi yang dihadirkan melalui film diharapkan dapat menjadi kenangan bagi seluruh pihak yang terlibat sekaligus memberikan gambaran mengenai berbagai kontribusi mahasiswa selama menjalankan KKN di Desa Amansari.

Meski masa pengabdian telah berakhir, mahasiswa berharap semangat menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan, serta membangun kebersamaan yang telah tumbuh selama pelaksanaan KKN dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat.***

Penulis:

Cecep Kurniawan
Mahasiswa UBP Karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

BNN Gerebek Kampung Bahari, Warga Melawan Lempar Batu hingga Petasan

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara kembali menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis...

Sidang Paripurna Pemakzulan Bupati Gowa Ricuh, Husniah Talenrang Bawa Wanita Hamil

GOWA - Suasana rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sempat memanas hingga diwarnai kericuhan. Kericuhan ini dipicu oleh teriakan dari...

Kepala SPPG di Karanganyar Muntah Usai Cicipi Ayam Menu MBG

KARANGANYAR - Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 94 siswa SDN 2 Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar, batal dibagikan pada Rabu (12/8/2026). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)...

Proses Evakuasi Lansia dalam Sumur Berlangsung Dramatis, Jasad ‘Dijaga’ Ular Kobra

TASIKMALAYA - Proses evakuasi jasad Aam Amelia (45), seorang perempuan di Kabupaten Tasikmalaya, sempat terhenti berulang kali. Penyebabnya, di dalam sumur tua sedalam 12...

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

Hukum

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan