Jumat, Oktober 9, 2026
Google search engine

Proses Evakuasi Lansia dalam Sumur Berlangsung Dramatis, Jasad ‘Dijaga’ Ular Kobra

TASIKMALAYA – Proses evakuasi jasad Aam Amelia (45), seorang perempuan di Kabupaten Tasikmalaya, sempat terhenti berulang kali. Penyebabnya, di dalam sumur tua sedalam 12 meter tempat jasad itu berada, ada seekor ular kobra yang beberapa kali bersembunyi di balik tubuh korban.

Tim SAR gabungan harus memutar otak dan menunggu momen tepat. Tujuannya agar tidak ada korban lain saat evakuasi. Tim SAR memutuskan ular kobra terlebih dahulu ditangkap sebelum mengevakuasi korban.

Tim Damkar BPBD Kabupaten Tasikmalaya turun tangan dengan menggunakan pakaian pelindung agar tidak diserang. Oksigen juga dipakai guna mengantisipasi adanya gas beracun di dalam sumur.

“Kami putuskan tangkap dulu ularnya dengan libatkan Damkar Kabupaten Tasikmalaya. Tentu hati-hati sekali,” kata Kapos SAR Tasikmalaya Bagus P di lokasi.

Berita Lainnya  Wapres Gibran : "Kalau Saya Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Saya Bisa Kuliah"

Ular cukup sulit ditangkap karena berulang kali bersembunyi di balik jasad korban. Petugas menangkapnya lalu memasukkannya ke dalam karung.

“Tertangkap juga ularnya dan dievakuasi ke atas. Baru kita evakuasi jasad korban. Ini kendalanya ada ular kobra,” kata Bagus.

Jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi tim SAR gabungan menggunakan teknik vertical rescue.

“Alhamdulillah berhasil kami evakuasi jasad Ibu Aam. Selanjutnya diserahkan pada keluarga bersama kepolisian,” kata Bagus.

Peristiwa ini sempat menggegerkan warga Desa Cilolahan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Sesosok mayat perempuan ditemukan di dalam sumur tua sedalam 12 meter. Kondisi korban telungkup dalam keadaan membusuk.

Korban diketahui bernama Aam Amelia. Kapolsek Tanjungjaya Ipda Hendi Hardiansyah memastikan korban sempat dilaporkan hilang 12 hari lalu.

Berita Lainnya  Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

“Berdasarkan kasat mata, tidak ditemukan luka di tubuh korban,” ujar Hendi.

Lebih lanjut Hendi menyebut, keluarga menolak autopsi dan memilih langsung memakamkan korban.

Kronologi Penemuan Jasad Aam
Hendi menambahkan, kronologi penemuan jasad korban berawal sekitar pukul 07.00 WIB. Uum yang didampingi Ketua RT Agus Gunawan melanjutkan pencarian terhadap Aam Amelia yang sudah hilang selama 12 hari di sekitar rumah di Kampung Cilolohan.

Saat melakukan pencarian, keduanya kemudian mengecek ke sumur kering yang jaraknya sekitar 10 meter dari rumah korban. Dari dalam sumur tercium bau busuk.

“Untuk memastikan sumber bau busuk tersebut, Agus menerangi sumur dengan kedalaman sekitar 12 sampai 15 meter menggunakan senter dan terlihat lutut kaki yang diduga korban Aam Amelia,” kata Hendi.

Berita Lainnya  Dikonfirmasi Persoalan Sewa Alat Berat, Kadis DLH Bekasi Lecehkan Wartawan : "Kau Jelek, Bau Sekali Badanmu"

Mengetahui hal itu, Agus langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjungjaya. Piket siaga polsek kemudian datang ke TKP dan berkoordinasi dengan Tim Basarnas, Damkar, dan Tagana untuk mengevakuasi korban.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 09.59 WIB. Namun tim gabungan mengalami kesulitan.

“Penyebabnya, sumur kering tersebut memiliki kedalaman kurang lebih 15 meter dan di dalamnya terdapat ular jenis King Cobra,” kata Hendi.

Selain itu, minimnya alat-alat evakuasi dari tim Basarnas, Damkar, dan Tagana juga menjadi kendala di lapangan. Beruntung ular dievakuasi dan jasad bisa diangkat ke atas.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>
SourceSUMBER :

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Rumah di Kompleks TNI Cijantung Digerebek Polisi, 11 Operator Judi Online Diamankan

Aparat menggerebek kepolisian menggerebek sebuah rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga dijadikan markas operator judi online pada Minggu,...

Dikonfirmasi Persoalan Sewa Alat Berat, Kadis DLH Bekasi Lecehkan Wartawan : “Kau Jelek, Bau Sekali Badanmu”

BEKASI - Polemik dugaan perlakuan tidak pantas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, terhadap seorang wartawan terus menuai perhatian kalangan...

Wapres Gibran : “Kalau Saya Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Saya Bisa Kuliah”

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa tidak mungkin dirinya bisa melanjutkan kuliah hingga tingkat sarjana (S1) jika tidak lulus sekolah menengah atas (SMA). Pernyataan...

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

Memilukan! Pembunuhan Sekeluarga di Lampung, Anak Korban Ijab Kabul Pernikahan di Samping Jenazah Kedua Orang Tua dan Adiknya

Seorang anak korban pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melangsungkan prosesi ijab kabul pernikahan di hadapan...

Hukum

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan