Selasa, September 15, 2026
spot_img

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA – Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam petelur gratis di Kawasan Malioboro.

Ada sekitar 1.600 ekor ayam yang dibagikan sebagai bentuk protes terhadap harga telur dan ayam afkir yang anjlok. Di satu sisi, Harga pakan masih relatif tinggi.

Tergabung dalam Paguyuban Peternak Petelur Yogyakarta (P3Y), mereka adalah peternak petelur dari Kabupaten Bantul, Sleman, Gunungkidul dan Kulon Progo. Mereka tiba di Kantor DPRD DIY menggunakan beberapa mobil bak terbuka yang berisi ribuan ayam petelur untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat.

Berita Lainnya  Soal Ceceran Oil Spill di Pantai Cemara Jaya, Bupati dan Kapolresta Tegas Minta PHE ONWJ Cek Fasilitas Operasional

Bahkan sejumlah penumpang Trans Jogja juga ikut kecipratan mendapatkan ayam dari peternak tersebut.

Andry Patra selaku perwakilan peternak DIY mengatakan, kedatangan mereka ke DPRD DIY ini dalam rangka ‘wadul’ ke pemerintah terkait harga pakan. “Sekaligus sebagai bentuk sedekah kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, peternak juga ingin agar masyarakat tahu. Kalau mereka sedang mengeluh, sedih dan mengalami kerugian cukup besar. Untuk itu, mereka sengaja memilih Malioboro sebagai tempat untuk membagi-bagikan ayam.

Lebih lanjut Andry mengungkapkan, jika sejak tiga bulan terakhir harga telur di pasaran sedang tidak stabil. Saat ini harga telur berada di kisaran Rp 22.000 per kilogram. Harga tersebut masih jauh di bawah harga ideal bagi peternak di kisaran Rp 24.000 – Rp 25.000 per kilogram.

Berita Lainnya  Setelah Dituntut 7 Tahun Penjara, Ade Kunang Minta Dibebaskan

Untuk kerugiannya bisa jutaan, ratusan bahkan milyar rupiah. Tergantung populasi peternak masing-masing. Namun, rata-rata per hari dipastikan peternak itu merugi antara Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per kilogram. Tinggal dikalikan berapa jumlah telur yang mereka produksi dan populasi ternaknya.

Tak hanya harga telur, peternak juga mengeluhkan turunnya harga ayam afkir. Untuk itu, peternak meminta kepada pemerintah untuk membantu penyerapannya.

Di saat yang bersamaan, peternak masih dihadapkan dengan tingginya harga pakan. Bahkan naik hingga 30-40 persen.

Berita Lainnya  65 Orang Diamankan Polisi Jelang Aksi di Gedung DPR/MPR RI, Barbuk Berbahaya Ikut Disita

Saat ini, harga pakan konsentrat sekitar Rp 480.000 atau Rp 8.000 per kilogram setelah jadi pakan. Disaat, sudah bertelur justru harga telurnya turun. Imbasnya peternak jadi merugi.***

Sumber : Akurat.co

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>
SourceSUMBER :

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan