Selasa, September 15, 2026
spot_img

Manfaatkan Kemasan Botol Bekas, Mahasiswa KKN UBP Edukasi Warga Buat Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

BEKASI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring menggunakan kemasan botol plastik bekas di Desa Lenggahsari, Rt 07 Rw 05, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, pada 24 Juli 2026.

Kegiatan dihadiri oleh masyarakat sekitar yang juga mengikuti pelatihan tersebut dengan penuh antusias.

Program kerja tersebut merupakan implementasi tema KKN UBP Karawang Tahun 2026 yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UBP Karawang memberikan edukasi mengenai proses pembuatan sabun cuci piring yang efektif, ekonomis, serta aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Berita Lainnya  Paradoks Penghargaan Bupati di Tengah Lambannya Realisasi Kebijakan 'Modul Ajar Karawang'

Tidak hanya itu, peserta juga diajak memanfaatkan botol plastik bekas sebagai kemasan produk, sehingga limbah plastik yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali dan tidak langsung menjadi sampah.

Siti Aisya, Mahasiswa KKN UBP Karawang mengatakan, pemanfaatan botol bekas merupakan bentuk nyata penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Melalui langkah sederhana ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Selain memberikan wawasan mengenai pengelolaan limbah, pelatihan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis produk kebersihan.

Berita Lainnya  20 Sekolah di Bekasi Ikuti Penilaian Adiwiyata Tahun 2026

Dengan modal yang relatif terjangkau dan memanfaatkan kemasan hasil daur ulang, masyarakat dapat menghasilkan sabun cuci piring yang dapat digunakan sendiri maupun dipasarkan sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga ikut mempraktikkan pencampuran bahan, pengemasan produk, hingga membawa pulang hasil sabun yang telah dibuat sebagai contoh untuk diproduksi secara mandiri di rumah,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung terciptanya desa yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Berita Lainnya  Paradoks Penghargaan Bupati di Tengah Lambannya Realisasi Kebijakan 'Modul Ajar Karawang'

“Melalui program ini, Universitas Buana Perjuangan Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih lestari dan perekonomian masyarakat yang semakin mandiri,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan