Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Manfaatkan Kemasan Botol Bekas, Mahasiswa KKN UBP Edukasi Warga Buat Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

BEKASI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring menggunakan kemasan botol plastik bekas di Desa Lenggahsari, Rt 07 Rw 05, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, pada 24 Juli 2026.

Kegiatan dihadiri oleh masyarakat sekitar yang juga mengikuti pelatihan tersebut dengan penuh antusias.

Program kerja tersebut merupakan implementasi tema KKN UBP Karawang Tahun 2026 yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UBP Karawang memberikan edukasi mengenai proses pembuatan sabun cuci piring yang efektif, ekonomis, serta aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Berita Lainnya  Gedung Baru SDN Pasirkaliki 1 Diresmikan, Kadisdikbud Wawan : "Pemkab Terus Dorong Mutu Pendidikan"

Tidak hanya itu, peserta juga diajak memanfaatkan botol plastik bekas sebagai kemasan produk, sehingga limbah plastik yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali dan tidak langsung menjadi sampah.

Siti Aisya, Mahasiswa KKN UBP Karawang mengatakan, pemanfaatan botol bekas merupakan bentuk nyata penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Melalui langkah sederhana ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Selain memberikan wawasan mengenai pengelolaan limbah, pelatihan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis produk kebersihan.

Berita Lainnya  20 Sekolah di Bekasi Ikuti Penilaian Adiwiyata Tahun 2026

Dengan modal yang relatif terjangkau dan memanfaatkan kemasan hasil daur ulang, masyarakat dapat menghasilkan sabun cuci piring yang dapat digunakan sendiri maupun dipasarkan sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga ikut mempraktikkan pencampuran bahan, pengemasan produk, hingga membawa pulang hasil sabun yang telah dibuat sebagai contoh untuk diproduksi secara mandiri di rumah,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung terciptanya desa yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Berita Lainnya  Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

“Melalui program ini, Universitas Buana Perjuangan Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih lestari dan perekonomian masyarakat yang semakin mandiri,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan