Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Manfaatkan Kemasan Botol Bekas, Mahasiswa KKN UBP Edukasi Warga Buat Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

BEKASI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring menggunakan kemasan botol plastik bekas di Desa Lenggahsari, Rt 07 Rw 05, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, pada 24 Juli 2026.

Kegiatan dihadiri oleh masyarakat sekitar yang juga mengikuti pelatihan tersebut dengan penuh antusias.

Program kerja tersebut merupakan implementasi tema KKN UBP Karawang Tahun 2026 yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UBP Karawang memberikan edukasi mengenai proses pembuatan sabun cuci piring yang efektif, ekonomis, serta aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Berita Lainnya  Usung Tema Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan, KKN Mahasiswa UBP di Walahar Dimulai

Tidak hanya itu, peserta juga diajak memanfaatkan botol plastik bekas sebagai kemasan produk, sehingga limbah plastik yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali dan tidak langsung menjadi sampah.

Siti Aisya, Mahasiswa KKN UBP Karawang mengatakan, pemanfaatan botol bekas merupakan bentuk nyata penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Melalui langkah sederhana ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Selain memberikan wawasan mengenai pengelolaan limbah, pelatihan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis produk kebersihan.

Berita Lainnya  Langkah Bupati Aep yang akan Gratiskan LKS Patut Diapresiasi

Dengan modal yang relatif terjangkau dan memanfaatkan kemasan hasil daur ulang, masyarakat dapat menghasilkan sabun cuci piring yang dapat digunakan sendiri maupun dipasarkan sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga ikut mempraktikkan pencampuran bahan, pengemasan produk, hingga membawa pulang hasil sabun yang telah dibuat sebagai contoh untuk diproduksi secara mandiri di rumah,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung terciptanya desa yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Berita Lainnya  Wacana Pemberlakuan SPP di SMA-SMK, KDM : "Cukup dengan Dana BOS"

“Melalui program ini, Universitas Buana Perjuangan Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih lestari dan perekonomian masyarakat yang semakin mandiri,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan