BEKASI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring menggunakan kemasan botol plastik bekas di Desa Lenggahsari, Rt 07 Rw 05, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, pada 24 Juli 2026.
Kegiatan dihadiri oleh masyarakat sekitar yang juga mengikuti pelatihan tersebut dengan penuh antusias.
Program kerja tersebut merupakan implementasi tema KKN UBP Karawang Tahun 2026 yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UBP Karawang memberikan edukasi mengenai proses pembuatan sabun cuci piring yang efektif, ekonomis, serta aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.
Tidak hanya itu, peserta juga diajak memanfaatkan botol plastik bekas sebagai kemasan produk, sehingga limbah plastik yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali dan tidak langsung menjadi sampah.
Siti Aisya, Mahasiswa KKN UBP Karawang mengatakan, pemanfaatan botol bekas merupakan bentuk nyata penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Melalui langkah sederhana ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Selain memberikan wawasan mengenai pengelolaan limbah, pelatihan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis produk kebersihan.
Dengan modal yang relatif terjangkau dan memanfaatkan kemasan hasil daur ulang, masyarakat dapat menghasilkan sabun cuci piring yang dapat digunakan sendiri maupun dipasarkan sebagai sumber pendapatan tambahan.
“Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga ikut mempraktikkan pencampuran bahan, pengemasan produk, hingga membawa pulang hasil sabun yang telah dibuat sebagai contoh untuk diproduksi secara mandiri di rumah,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung terciptanya desa yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.
“Melalui program ini, Universitas Buana Perjuangan Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih lestari dan perekonomian masyarakat yang semakin mandiri,” tandasnya.***










