Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Manfaatkan Kemasan Botol Bekas, Mahasiswa KKN UBP Edukasi Warga Buat Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

BEKASI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring menggunakan kemasan botol plastik bekas di Desa Lenggahsari, Rt 07 Rw 05, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, pada 24 Juli 2026.

Kegiatan dihadiri oleh masyarakat sekitar yang juga mengikuti pelatihan tersebut dengan penuh antusias.

Program kerja tersebut merupakan implementasi tema KKN UBP Karawang Tahun 2026 yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UBP Karawang memberikan edukasi mengenai proses pembuatan sabun cuci piring yang efektif, ekonomis, serta aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Berita Lainnya  GOKAR Perkenalkan Aplikasi Transportasi Online Asli Karawang di Sekolah

Tidak hanya itu, peserta juga diajak memanfaatkan botol plastik bekas sebagai kemasan produk, sehingga limbah plastik yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali dan tidak langsung menjadi sampah.

Siti Aisya, Mahasiswa KKN UBP Karawang mengatakan, pemanfaatan botol bekas merupakan bentuk nyata penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Melalui langkah sederhana ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Selain memberikan wawasan mengenai pengelolaan limbah, pelatihan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis produk kebersihan.

Berita Lainnya  Mulai 2027, Sekolah di Karawang Bakal Ada Ekstrakurikuler Baca Tulis Qur'an

Dengan modal yang relatif terjangkau dan memanfaatkan kemasan hasil daur ulang, masyarakat dapat menghasilkan sabun cuci piring yang dapat digunakan sendiri maupun dipasarkan sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga ikut mempraktikkan pencampuran bahan, pengemasan produk, hingga membawa pulang hasil sabun yang telah dibuat sebagai contoh untuk diproduksi secara mandiri di rumah,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung terciptanya desa yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Berita Lainnya  GOKAR Perkenalkan Aplikasi Transportasi Online Asli Karawang di Sekolah

“Melalui program ini, Universitas Buana Perjuangan Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih lestari dan perekonomian masyarakat yang semakin mandiri,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan