Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di media sosial saat berada di lingkungan kantor.

Dalam percakapan di siaran tersebut, IYV kedapatan menyinggung soal pembagian bayaran atau ‘fee’ sebesar satu persen yang diduga terkait pengurusan sebuah proyek.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kekecewaan mendalam. Ia menilai tindakan tersebut melanggar prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan. Dedi meminta Bupati Bandung Barat untuk segera mengambil langkah hukum dan administratif yang objektif.

Berita Lainnya  Polisi Tetapkan 5 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Terduga Maling Ayam

“Dilakukan hukuman yang bersifat objektif berdasarkan kesalahan yang dibuat. Andai kata pun harus dilakukan tindakan pemberhentian, lakukanlah, demi menjaga marwah Pemerintah Kabupaten Bandung Barat,” ujar Dedi Mulyadi, dilansir dari unggahan Instagram pribadinya, Sabtu 8 Agustus 2026.

Dilansir dari metrotvnews, IYV merupakan staf di bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Barat. Pihak dinas terkait telah memanggil yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi.

Berita Lainnya  Keluhkan Sakit Perut hingga Diare, Puluhan Santri Pesantren di Garut Keracunan MBG

Plt. Kadis PUTR Kabupaten Bandung Barat, Fauzan Azima, mengonfirmasi bahwa IYV mengakui perbuatannya. Namun, IYV berdalih bahwa aksi siaran langsung tersebut dilakukan di luar jam kerja, meskipun bertempat di lokasi kantor.

Saat ini, IYV telah menerima teguran keras dan terancam sanksi disiplin lebih lanjut, termasuk kemungkinan mutasi jabatan. Kasus ini kini dalam penanganan intensif untuk memastikan tidak ada pelanggaran integritas lebih lanjut di lingkungan Pemkab Bandung Barat.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan