Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR – Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (6/8/2026). Gejala tersebut mulai dirasakan sekitar pukul 14.00 WIB.

Silvany, salah seorang guru di SDN 01 Ciherang, mengungkapkan bahwa penyebab pasti gangguan kesehatan massal tersebut belum diketahui. Saat ini, sampel makanan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

“Hasil uji laboratoriumnya belum keluar. Jadi, kami belum mengetahui secara pasti penyebabnya,” kata Silvany kepada wartawan di Puskesmas Dramaga, Kamis (6/8/2026) malam.

Menu MBG yang dibagikan hari itu berisi nasi, telur, tempe, wortel, jagung, brokoli, dan anggur. Berdasarkan identifikasi awal tenaga medis, dugaan penyebab keracunan mengarah pada komponen telur dan tempe.

Berita Lainnya  Takut Aib Hubungan Intim Terbongkar, Remaja ini Bunuh dan Bakar Mantan Pacar

Sumber video : Radar Bogor

“Dokter menyampaikan dugaan sementara dari telur dan tempe. Namun, itu belum bisa dipastikan karena hasil laboratoriumnya belum keluar,” ujarnya.

Menurut Silvany, mayoritas siswa mengeluhkan mual dan muntah setelah mengonsumsi paket makanan tersebut. Bahkan, beberapa anak dilaporkan hanya menyantap telur dan tempe tanpa menyentuh nasi.

Data sementara menunjukkan jumlah korban telah menembus angka 20 siswa. Tak hanya murid, seorang guru pun dilaporkan mengalami keluhan serupa.

“Terakhir yang dilaporkan lebih dari 20 siswa. Untuk guru ada satu orang dan gejalanya sama,” tutur Silvany.

Berita Lainnya  Dugaan Kriminalisasi Aktivis Lingkungan, BM PAN Ancam Demo Polda Jabar

SDN 01 Ciherang sendiri memiliki total lebih dari 450 siswa. Paket MBG tersebut didistribusikan ke seluruh kelas serta jajaran guru, dengan pasokan yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Silvany menegaskan peristiwa ini merupakan kejadian pertama di sekolahnya. Pihak sekolah kini dalam posisi siaga menunggu hasil pemeriksaan mendalam guna memastikan sumber pemicu gangguan kesehatan tersebut.

Sementara itu, polisi menyebut total ada 25 orang yang mengalami dugaan keracunan. Jumlah itu berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang terus berjalan.

“Korban sampai dengan saat ini berjumlah 25 orang, terdiri atas guru dan siswa. Tidak tertutup kemungkinan jumlahnya bertambah,” kata Kapolsek Dramaga AKP Agripinus Motani Zalukhu saat dikonfirmasi detikJabar, Jumat (7/8/2026).

Berita Lainnya  Resmi Ditahan, Febrie: "Saya Merasa ini Kriminalisasi"

Saat ini, kepolisian bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan tenaga kesehatan masih memantau kondisi para korban. Adapun makanan dipasok Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciherang 2 yang dikelola Yayasan Hidayah As-Salam di Jalan Raya Dramaga.

“Sampai saat ini Polsek Dramaga bekerja sama dengan unsur muspika dan Puskesmas Dramaga mengutamakan pengobatan serta pemulihan kesehatan para korban,” ujar Agripinus.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>
SourceSUMBER :

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Hukum

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan