Jumat, Juli 31, 2026
spot_img

Dugaan Kriminalisasi Aktivis Lingkungan, BM PAN Ancam Demo Polda Jabar

KARAWANG – Organisasi Kepemudaan (OKP) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) melayangkan kritik keras dan sorotan tajam terkait kriminalisasi terhadap aktivis lingkungan hidup di Jawa Barat.

Langkah pemilik lahan yang melaporkan aktivis Komite Pemuda Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) ke Polda Jawa Barat dinilai merusak komitmen dan visi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), yang gencar mendorong investasi berbasis Green Constitution dan industri hijau (green company).

​Kasus ini bermula dari pelaporan aktivis KPLHI menggunakan Pasal 257 KUHPidana oleh pemilik lahan – lokasi yang diduga kuat dijadikan pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Limbah tersebut disinyalir dihasilkan oleh PT. Chemco dan diangkut oleh PT. MPI selaku penyedia jasa pengangkutan.

Berita Lainnya  Blunder Pernyataan Sudaryono: "Makan Bergizi Adalah Tender Politiknya Presiden Prabowo"

Denis Alfian, Wakil Ketua DPD BM PAN Karawang menegaskan, bahwa kriminalisasi ini menyulut preseden buruk dan bertolak belakang dengan semangat kepemimpinan KDM yang menaruh perhatian besar pada kelestarian lingkungan hidup dan penegakan hukum bagi penjahat lingkungan.

​”Gubernur KDM secara tegas menggaungkan investasi yang berlandaskan Green Constitution, di mana industri boleh tumbuh, namun wajib menjaga kelestarian alam dan beroperasi secara hijau. Pelaporan aktivis KPLHI ini adalah bentuk perlawanan terhadap komitmen Gubernur. Aparat penegak hukum seharusnya berada di garda terdepan mengusut tuntas dugaan kejahatan lingkungan oleh PT. Chemco dan PT. MPI, bukan malah memproses kriminalisasi terhadap penggiat lingkungan,” tuturnya, Jumat (31/7/2026).

Berita Lainnya  Bupati Pemalang Peras Anak Buah untuk Urus Kasus di KPK

​Ancaman Aksi Unjuk Rasa dan Tuntutan Kepatuhan Industri Hijau

​BM PAN menyuarakan sinyal bahaya bagi iklim kelestarian lingkungan di Jawa Barat dan mengancam akan turun ke jalan jika intimidasi hukum terhadap aktivis tidak dihentikan.

​”Jika pembungkaman ini dibiarkan dan dugaan pembuangan limbah B3 ini ditutup-tutupi, kami tidak ragu untuk menggelar aksi massa skala besar di Polda Jawa Barat dan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH. Kami akan mengawal visi industri hijau Gubernur Jabar agar tidak dikotori oleh oknum pengusaha nakal,” lanjutnya.

Berita Lainnya  Jurnalis Gelar Aksi Tolak Pelabelan 'Londo Ireng'

​Sebagai langkah konkret di tingkat daerah, BM PAN mendesak DPRD Kabupaten Karawang untuk segera turun tangan dan tidak tutup mata terhadap dugaan pelanggaran di Kawasan Industri KIM.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sempat Buntu di Babak Pertama, Timnas Indonesia Akhirnya Taklukan Timor Leste 3 : 0

JAKARTA - Timnas Indonesia berhasil unggul 3-0 atas Timor Leste pada babak kedua pertandingan Grup A Piala AFF 2026, Jumat (31/7). Gol pembuka Indonesia...

Pria ini Nekat Selundupkan Tahu Bulat Berisi Sabu ke Sel Tahanan Mako Polres Bima

BIMA - Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam sel tahanan Mako Polres Bima Kota berhasil digagalkan petugas jaga. Seorang pemuda berinisial AR (21),...

Ditertawakan, Wali Kota Bandung ‘Ngamuk’ Saat Tinjau Lokasi Penebangan Pohon

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, ngamuk saat meninjau lokasi penebangan pohon tanpa izin di kawasan Jalan LLRE Martadinata atau Jalan Riau Kota...

Sebut Sarang Narkoba, Sejumlah Orang Kepung Rumah Kontrakan di Perumahan CKM, Ini Penjelasan Kapolresta Karawang

KARAWANG - Sebuah video memperlihatkan sejumlah orang mengepung sebuah rumah kontrakan di wilayah Perumahan CKM - Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang dinarasikan milik...

Kejagung Tetapkan Nurman Herin sebagai Tersangka Kedua Kasus TPPU

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan seorang pungusaha, Nurman Herin sebagai tersangka kedua dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan eks Jaksa...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan