Minggu, November 1, 2026
Google search engine

BRI Cabang Karawang Disomasi Pengusaha, Gegara Diduga Salah Menjual Objek Lelang

KARAWANG – Akibat dugaan keteledoran memasukan objek lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta, Bank BRI Cabang Karawang ‘disomasi’ oleh H. Rasim – salah seorang pengusaha Karawang yang mengaku mengalami kerugian kurang lebih Rp 1 miliar atas kejadian tersebut.

H. Rasim melalui kuasa hukumnya, Dr. M. Gary Gagarin Akbar, S.H.,M.H., mengungkapkan, jika pada tahun 2022 yang lalu, ia mendapatkan informasi dari karyawan Bank BRI Kantor Cabang Pembantu Rengasdenglok bahwa ada objek agunan nasabah yang dilelang berupa Huller (Pabrik Penggilingan Padi), dengan nilai limit Rp 700 juta rupiah. Akhirnya, H. Rasim tertarik untuk mengikuti proses lelang dan dinyatakan sebagai pemenang lelang.

Berita Lainnya  Arif Dianto: "MBG dan KDKMP Harus Terukur, Jangan Menutup Ruang Kritik Rakyat

Setelah menang lelang, H. Rasim mengurus seluruh legalitas atas objek tersebut. Dan pada tahun 2023, ketika H. Rasim hendak menggunakan objek tersebut, ada pihak yang keberatan atas objek yang dibelinya.

“Klien kami melalui lelang dan dinyatakan bahwa objek yang diagunkan bukan Pabrik Huller tersebut, tetapi tanah dan rumah yang jika ditaksir nilainya tidak lebih dari Rp 200 juta rupiah,” tutur Gary Gagarin, Selasa (15/9/2026).

“Klien kami sejak tahun 2023 sudah berkali-kali mediasi dengan Bank BRI Cabang Karawang maupun Bank BRI Cabang Pembantu Rengasdengklok, namun tidak ada solusi konkrit yang diberikan,” timpal Gary.

Berita Lainnya  Wilayah Pesisir Minim PJU, Wajar Jika Rawan Begal, Garda Bangsa Sindir Pemkab

Menurut Gary, perbuatan Bank BRI yang telah merugikan kliennya tersebut sangat bertentangan dengan Prudential Banking Principle (prinsip kehati-hatian) perbankan. Yaitu dimana seharusnya pihak bank sebelum melaksanakan proses lelang, maka harus memastikan antara berkas dan fisik objek sudah sesuai.

“Akhirnya kami memutuskan melayangkan somasi kepada Bank BRI Cabang Karawang yang melaksanakan proses lelang tersebut. Dan jika tidak ada solusi yang baik, kami akan melakukan beberapa langkah huku, karena kerugian klien kami mencapai Rp 1 miliar,” ancam Gary.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan insentif fiskal total senilai Rp1 triliun bagi pemerintah daerah yang berhasil mendukung...

Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh…! Ternyata Mahasiswa Bayaran

JAKARTA - Sosok pria viral bernama asli Bayu Setiadi, yang sebelumnya mengaku sebagai mahasiswa Universitas Dian Nusantara (Undira), akhirnya menyampaikan permohonan maaf. Pria yang sebelumnya...

Menkes Ungkap Kopdes akan Beroperasi sebagai Klinik Pratama, Bisa Pakai BPJS Kesehatan

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasi bahwa unit usaha klinik kesehatan dan apotek di Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dirancang untuk...

Polisi Pamerkan Wajah Pelaku Pembacokan Bobotoh Bogor, Wartawan yang Kesal Keplak Kepala Pelaku

BOGOR - Polres Bogor akhirnya memamerkan wajah pelaku MR (29) dan barang bukti celurit yang digunakan untuk membacok ARK (16), remaja Bobotoh asal Bogor...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan