Jumat, Oktober 16, 2026
Google search engine

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA – Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di asrama. Saat ini empat orang terduga pelaku sudah ditahan Puspom AU.

“Sementara yang sudah ditahan 4 orang, proses penyidikan sedang berjalan dari Puspom AU,” kata Kadispen AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dihubungi, Senin (14/9/2026).

Nyoman mengatakan, para pelaku diduga memberikan pembinaan berlebihan terhadap korban. Proses pemeriksaan terhadap mereka masih berlangsung.

“Saat ini pelaku yang memberikan pembinaan berlebihan ke almarhum sudah ditahan di Puspom AU, untuk dilaksanakan penyidikan. Hasil dari penyidikan tersebut akan disampaikan kemudian karena masih dalam proses,” jelasnya.

Berita Lainnya  Modal Sudah Habis Miliaran, Mitra SPPG Minta BGN Segera Cabut Moratorium

Dianiaya Gegara Salah Beli Mi

Ayah Serda Ahmad, Toni, menyebut anaknya diduga dianiaya senior korban di asrama. Dilansir detikJatim, Toni, yang juga menjabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Madiun, mengatakan dugaan penganiayaan tersebut bermula ketika Serda Ahmad diminta seniornya membeli makanan.

Toni menyebut anaknya diduga dianiaya karena makanan yang dibeli tidak sesuai dengan permintaan senior. Serda Ahmad disebut diminta membeli mi goreng, tetapi yang dibawa justru mi kuah hingga membuat murka senior saat di asrama.

Berita Lainnya  Setelah Sempat Pingsan Kena Pukulan Vicky Prasetyo, Alhamdulillah...! Dede Sunandar Sudah Siuman dan Membaik

“Dari informasi yang saya dapat anak saya disuruh membeli makanan yang tidak sesuai permintaan senior. Mintanya mi goreng namun diberikan mi kuah,” tutur Toni dengan mata sembab usai menangisi kepergian anaknya kepada detikJatim, Jumat dini hari (11/9/2026).

Insiden dugaan penganiayaan yang bermula dari persoalan makanan itu disebut terjadi pada Rabu malam (9/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Toni mengatakan penganiayaan diduga kembali terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

“Info yang saya dapat ada dua kali waktu penganiayaan yang pertama pukul 23.00 WIB dan yang kedua setelah itu dini harinya pukul 03.00 WIB,” terangnya.

Berita Lainnya  Tak Tercatat di SIMAK BMN, KPK Telusuri Sumber Dana 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Menurut Toni, almarhum Serda Ahmad diduga meninggal akibat jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seniornya. Penganiayaan dilakukan oleh senior berjumlah empat orang saat di asrama pada Kamis pagi sekitar pukul 03.00 WIB.

“Saya dapat info saat sudah meninggal pukul 03.00 WIB tadi pagi. Saya dihubungi oleh temannya almarhum pukul 04.00 WIB,” lanjutnya.***

Sumber : Detikcom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan