MANGGARAI BARAT – Warga Kampung Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernama Syarif dianiaya dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
Penganiayaan itu dilakukan di depan istri dan anak korban serta disaksikan sejumlah warga.
Video penganiayaan itu viral di media sosial (medsos). Video memperlihatkan dua anggota aparat berseragam TNI. Belum diketahui identitas TNI tersebut.
Video juga memperlihatkan istri Syarif berlari histeris saat suaminya dianiaya. Di video lain, istri dan anak Syarif menangis histeris memegang korban yang sudah dalam posisi terduduk di tanah.
Syarif dianiaya di halaman rumahnya pada Selasa (8/9/2026). Akibat penganiayaan itu, Syarif harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Belum diketahui penyebab penganiayaan tersebut.
Adik kandung Syarif, Saprudin, membenarkan penganiayaan yang dilakukan dua prajurit TNI AD tersebut. Saprudin mengatakan Syarif mengalami bengkak dan lebam di wajah.
“Bengkak di muka, lebam, dan lain-lain,” kata Saprudin.
Ia mengatakan kini ada kuasa hukum yang mendampingi Syarif.
Komandan Kodim (Dandim) 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf Budiman Manurung, belum bisa menjelaskan kejadian tersebut. Dia berjanji akan menyampaikan penjelasan.
Budiman mengaku sudah menjenguk Syarif di RS. Korban, ujar dia, sudah keluar dari RS. “Saya sudah jenguk tadi,” ujar Budiman melalui sambungan telepon.***
Sumber : Detikcom










