Minggu, November 1, 2026
Google search engine

Polda Metro Jaya akan Dalami Dugaan Keterlibatan GRIB Jaya dalam Kericuhan Demonstrasi

JAKARTA – Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan keterlibatan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dalam kericuhan yang terjadi saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (27/8/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan keterlibatan ormas tertentu dalam kericuhan tersebut. Polisi masih mendalami dan membutuhkan verifikasi fakta sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

“Kalau terkait tentang ormas, kami masih melakukan pendalaman terkait, karena fakta harus terverifikasi. Kami mohon waktu, ya,” kata Budi saat menjawab pertanyaan IDN Times dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).

Berita Lainnya  Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat ditanya mengenai informasi di media sosial yang menyebut adanya massa yang turun menggunakan truk, dan diduga merupakan anak buah Hercules dari Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya.

Budi menegaskan, polisi tidak ingin terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, banyak unggahan terkait aksi maupun peristiwa di lapangan yang belum tentu menggambarkan kejadian sebenarnya.

Ia mengatakan informasi yang beredar di media sosial dapat berupa disinformasi, provokasi, hingga hoaks. Karena itu, setiap informasi mengenai dugaan mobilisasi massa maupun keterlibatan kelompok tertentu harus terlebih dahulu diverifikasi.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki 'Mahasiswa Gadungan'

“Teman-teman harus memahami banyak unggahan di media sosial yang disinformasi, provokasi, dan hoaks,” ujarnya.

Budi kemudian memberikan sejumlah contoh informasi yang pernah beredar di media sosial, tetapi tidak sesuai dengan konteks waktu kejadian. Salah satunya unggahan yang menampilkan kerumunan masyarakat pada pesta rakyat 17 Agustus, tetapi kemudian diklaim sebagai kondisi terkini pada dini hari.

Menurutnya, terdapat pula video atau foto mobilisasi masyarakat saat arus mudik Lebaran, yang dapat kembali beredar dan dikaitkan dengan peristiwa berbeda.

“Nah, ini harus kita menjelaskan kepada teman-teman, kepada masyarakat, informasi ini harus valid. Makanya saya tadi bilang ‘katanya’. Saya tidak mau kalau pertanyaan itu ‘katanya’. Karena pertanyaannya salah pasti saya jawab juga ambigu,” kata Budi.

Berita Lainnya  Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

Karena itu, Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah benar terdapat ormas tertentu yang terlibat dalam kericuhan aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.

Polisi meminta masyarakat maupun media memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, terutama informasi yang berkaitan dengan mobilisasi massa dan dugaan keterlibatan kelompok tertentu dalam kericuhan.***

Sumber : IDN Times

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan insentif fiskal total senilai Rp1 triliun bagi pemerintah daerah yang berhasil mendukung...

Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh…! Ternyata Mahasiswa Bayaran

JAKARTA - Sosok pria viral bernama asli Bayu Setiadi, yang sebelumnya mengaku sebagai mahasiswa Universitas Dian Nusantara (Undira), akhirnya menyampaikan permohonan maaf. Pria yang sebelumnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan