Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

8 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditemukan Selamat, 1 Sempat Hilang, Dipastikan Sanksi Blacklist

SEBANYAK delapan orang nekat melakukan pendakian ilegal ke Gunung Semeru, Jawa Timur, di tengah penutupan kawasan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta aktivitas erupsi sejak 26 Agustus 2026. Salah satu dari mereka sempat dilaporkan hilang.

Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Bambang Suriyono, mengatakan satu dari delapan pendaki tersebut telah ditemukan pada Rabu (9/9/2026) pagi. Seluruh pendaki sempat diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

“Sudah ketemu semua (delapan orang),” kata Bambang, dikutip dari Kumparan, Rabu (9/9/2026).

Berita Lainnya  Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

Bambang menuturkan, rombongan tersebut melakukan pendakian secara ilegal melalui jalur Candi Jawar, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, pada Senin (7/9/2026).

“Kemungkinan Senin dini hari (melakukan pendakian) melalui Ampelgading,” ujarnya.

Akibat tindakan tersebut, kedelapan pendaki kini masuk daftar hitam dan tidak diperbolehkan melakukan pendakian di Gunung Semeru. Pihak TNBTS juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut secara hukum.

“Blacklist sudah pasti. Kami juga koordinasi dengan kepolisian. Yang jelas kami serahkan ke pihak kepolisian,” ucap Bambang.

Berita Lainnya  Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN, Desak Pemberantasan Mafia Tanah

Sementara itu, tim SAR gabungan sebelumnya melakukan pencarian terhadap salah satu pendaki yang sempat hilang, yakni Muhammad Isa Daus Wasa (20), warga Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Isa dilaporkan hilang pada Selasa (8/9/2026). Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan informasi mengenai keberadaan Isa diperoleh dari ayahnya. Isa disebut berada di sekitar Puncak Limpak pada koordinat 8°06’21.24″ LS dan 112°54’33.60″ BT.

“Sebanyak dua SRU dikerahkan menuju lokasi. Pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Malang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Bolang Rescue, Gimbal Alas, serta warga sekitar,” ujar Nanang.

Berita Lainnya  Istri dan Anak Asal Bogor Dibunuh Suami Siri, Dicekik - Dibakar hingga Dimasukan ke Penggilingan Daging

Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam 45 menit, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Isa di wilayah Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

“Setelah beristirahat, makan, dan minum untuk memulihkan tenaga, Isa kemudian dievakuasi turun bersama tim menuju posko SAR gabungan,” ucapnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan