Minggu, Oktober 25, 2026
Google search engine

Kini Giliran Ratusan Siswa di 2 Sekolah di Pati Keracunan MBG

PATI – Keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di dua sekolah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2026).

Ratusan korban merupakan siswa SMP Negeri 1 Gembong dan MTs Negeri 3 Pati segera dilarikan ke Puskesmas Gembong serta RSUD RAA Soewondo Pati.

Dilansir Media Indonesia, Rabu (9/9/2026), puluhan mobil ambulans terus bolak-balik dengan sirine ambulans terus meraung-raung menuju ke Puskesmas Gembong dan RSUD RSUD RAA Soewondo Pati.

Ratusan siswa SMP Negeri 1 Gembong berseragam merah kotak-kotak dan MTs Negeri 3 Pati yang berseragam batik terus berdatangan dengan diangkut menggunakan mobil ambulans.

Mereka diduga keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan dalam program MBG, bahkan kepanikan semakin menjadi karena banyak siswa menangis histeris menahan sakit.

Berita Lainnya  Diduga Jadi Markas Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Eks Prostitusi Saritem, 21 Orang Positif

Ratusan siswa dari dua sekolah tersebut mengalami gejala keracunan seperti pusing, mual, dan muntah, setelah mengonsumsi makanan MBG.

“Karena kapasitas ruangan di Puskesmas Gembong tidak lagi memadai, sebagian siswa mengalami gejala keracunan langsung dilarikan ke RSUD RAA Soewondo Pati,” kata seorang petugas medis di puskesmas.

Sementara itu, berdasarkan data sementara, tercatat sedikitnya 120 siswa dan 27 guru berasal dari MTs Negeri 3 Pati dan 50 siswa dari SMP Negeri 1 Gembong yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG pada Rabu (9/9) pagi itu. Bahkan dimungkinkan jumlah korban akan bertambah.

Berita Lainnya  Viral Video Warga Binaan Diduga Pesta Narkoba, Rutan Depok Kecolongan

Ada 120 siswa dan 27 guru yang mengalami gejala keracunan saat ini dirawat di puskesmas dan RSUD, ” ujar Kepala Sekolah MTs Negeri 3 Pati Zaenal Arifin.

Setelah ada ratusan siswa mengeluhkan kondisi gejala keracunan tersebut, lanjut Zainal Arifin, pihak sekolah segera menghubungi tim medis dari Puskesmas untuk memberikan pertolongan. Apalagi kondisi siswa cukup memprihatinkan dan mengalami kesakitan terutama di bagian perut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luki Pratugas Narimo, mengatakan saat ini sedang dilakukan penanganan intensitas terhadap ratusan siswa dari kedua sekolah yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Berita Lainnya  KIIC Masih Bungkam, Klaim Sertifikat HGB Kawasan Industri Tidak Ada Masalah

“Kami masih melakukan pemantauan terhadap proses evakuasi dan penanganan para siswa,” imbuhnya.

Puluhan petugas kesehatan, lanjut Luki Pratugas Narimo, masih melakukan penanganan dan pemantauan terhadap kondisi para siswa, namun penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih dalam penelusuran, meskipun diduga para siswa dan guru sakit akibat keracunan makanan dari program MBG di Kecamatan Gembong. (AS/E-4)

Sumber : Media Indonesia

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo : “Saya Tidak Mau Jadi Presiden, Rakyat Saya Miskin Terus, Malu Saya”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan lebih baik tidak menjabat sebagai presiden, jika rakyat Indonesia terus hidup dalam kemiskinan. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat...

Ruko Gudang Makanan Ringan Terbakar, 1 Orang Tewas, Warga Malah Jarah Logistik

BENGKULU - Polresta Bengkulu langsung bergerak cepat mengamankan 12 warga yang diduga kuat melakukan penjarahan barang pascakebakaran maut. Aksi penjarahan logistik makanan ringan ini terjadi...

Kyai Kampung Demo Desak KPK Segera Tangkap Nusron Wahid

JAKARTA - Massa yang menamakan diri sebagai Kader dan Elemen KPK Nahdlatul Ulama (KPK NU) menggelar aksi unjuk rasa serta Istigasah Kubro di depan...

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan