Kamis, Oktober 8, 2026
Google search engine

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA – PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari arahan Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk mengawal kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.

“Kami menyatakan pada hari ini, Kamis tanggal 13 Agustus 2026 Dewan Komando Pusat Panji Bangsa mendeklarasikan Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa,” kata Ketum DKP Panji Bangsa PKB, Rivqy Abdul Halim, dalam deklarasinya di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026).

Rivqy mengatakan Satgas Prabowonomics Panji Bangsa akan mengawal program Prabowo agar masyarakat dapat merasakan manfaat secara langsung. Satgas juga disebut akan memastikan pelaksanaan program strategis Prabowo terlaksana secara transparan dan akuntabel.

“Oleh sebab itu, sebagai Satuan Tugas Prabowonomics Panji Bangsa akan melaksanakan tugas sebagai berikut, mendukung secara utuh arah kebijakan dan program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Mengawal program strategis Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat dapat merasakan dampak dan manfaat secara langsung. Memastikan pelaksanaan program strategis Presiden Prabowo Subianto terlaksana,” ujarnya.

Berita Lainnya  Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Rivqy menunjuk Ahmad Riyadi sebagai Ketua Satgas dan Ragil Setyo Cahyono sebagai Sekretaris Satgas. Dalam paparannya, Ahmad Riyadi menjelaskan pihaknya akan melakukan dua agenda.

“Yang pertama, menjelaskan dari hulu substansi program dan kebijakan strategis Prabowonomics dalam sektor ekonomi. Yang kedua adalah memastikan implementasi program populis yang selama ini dijalankan oleh Presiden Prabowo itu dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran, dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan terhindar dari praktik-praktik yang berpotensi terjadi penyalahgunaan kewenangan,” kata Riyadi.

Riyadi mengatakan masyarakat masih banyak yang belum mengetahui kebijakan ekonomi Prabowo. Dia mencontohkan salah satu program yang banyak warga belum tahu adalah pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), yang dinilai mengurangi kebocoran ekspor.

Berita Lainnya  Kecewa Di-PHK Sepihak, Ibu-ibu Geruduk SPPG dan Ungkap Dugaan Ayam Busuk untuk Diolah Menu MBG

“Presiden Prabowo juga menginisiatif terbentuknya PT DSI. PT DSI ini diharapkan mampu menjadi solusi atas kebocoran-kebocoran fiskal yang selama ini terjadi dari proses ekspor-impor. Kami punya data di tahun 2024, itu ada 29 negara yang selama ini menjadi mitra ekspor-impor Indonesia memiliki selisih dari kebocoran negara hampir sekitar 7 juta US dollar,” katanya.

“Seandainya anggaran ini kemudian dipakai untuk kesejahteraan masyarakat, maka akan berdampak signifikan terhadap pembangunan baik infrastruktur, sumber daya, sektor pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Riyadi menyebut Satgas Prabowonomics Panji Bangsa juga akan mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas tersebut, kata Riyadi, akan membantu memantau aktivitas penyelenggaraan MBG di lapangan.

Berita Lainnya  Dulu Janji Kritik Prabowo, Kini Rocky Gerung Resmi Dilantik sebagai Watimpres

“Saya contoh misalkan ada program MBG. Fakta yang terjadi selama ini kita juga simak, evaluasi dari program ini adalah soal tata kelola. Tapi soal kemanfaatan program ini dampaknya sangat signifikan. Kekurangan lapangan pekerjaan yang selama ini dialami oleh masyarakat kita juga terjawab atas hadirnya program ini,” kata dia.

“Makanan bergizi yang hari ini menjadi salah satu faktor terjadinya stunting, itu juga mendapat efek dengan adanya atau hadirnya program-program ini. Terkait soal tata kelola, dengan adanya satuan tugas ini akan membantu untuk mensupervisi, memantau pelaksanaan aktivitas ini di lapangan,” lanjutnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Rumah di Kompleks TNI Cijantung Digerebek Polisi, 11 Operator Judi Online Diamankan

Aparat menggerebek kepolisian menggerebek sebuah rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga dijadikan markas operator judi online pada Minggu,...

Dikonfirmasi Persoalan Sewa Alat Berat, Kadis DLH Bekasi Lecehkan Wartawan : “Kau Jelek, Bau Sekali Badanmu”

BEKASI - Polemik dugaan perlakuan tidak pantas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, terhadap seorang wartawan terus menuai perhatian kalangan...

Wapres Gibran : “Kalau Saya Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Saya Bisa Kuliah”

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa tidak mungkin dirinya bisa melanjutkan kuliah hingga tingkat sarjana (S1) jika tidak lulus sekolah menengah atas (SMA). Pernyataan...

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

Memilukan! Pembunuhan Sekeluarga di Lampung, Anak Korban Ijab Kabul Pernikahan di Samping Jenazah Kedua Orang Tua dan Adiknya

Seorang anak korban pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melangsungkan prosesi ijab kabul pernikahan di hadapan...

Hukum

MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima. Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Ketua MK...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan