Selasa, September 15, 2026
spot_img

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan ‘clear’ oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Melalui postingan video di akun instagram pribadinya, KDM menyatakan jika kasus ini hanya kesalahpahaman yang berawal dari rasa cemburu istri Wakil Bupati Sumedang terhadap RY yang didekati suaminya.

Di hadapan KDM, terduga korban RY yang sempat melaporkan kasusnya ke Polda Jawa Barat mengaku tidak ada pelecehan seksual yang terjadi.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Pastikan Penangkapan Prajurit TNI Saat Demo Akibat Kesalahpahaman

Alhasil, kasus ini berakhir dengan damai dan RY dikabarkan telah mencabut laporan di Polda Jabar.

Namun demikian, sebagian netizen yang berkomentar di postingan KDM tersebut mengaku tidak percaya. Terlebih, netizen mengaku sudah mengetahui kronologis laporan di Polda Jabar.

“SOAK EUY BERCANDA NEPO POLDA”

“Apakah isi laporan yang beredar ke polda seluruhnya benar? Kita serahkan ke pengadilan Allah”

Demikian tulis netizen dalam komentar postingan di akun instagram KDM. Dan ada juga netizen yang mencoba membaca gestur RY yang dinilai ‘tertekan’ saat ditanya KDM.

Berita Lainnya  Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

“Ekspresi tidak bisa berbohong”

“Kok saya jd kasian liat wajah Sekretarisnya. Kayak tertekan”

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pelecehan ini telah yang terjadi pada 17 Agustus 2026 di rumah dinas Wakil Bupati Sumedang ini, disikapi langsung KDM dengan cara membuat ‘Tim Investigasi’. Bahkan saat ini DPRD Sumedang juga sampai-sampai menggelar rapat khusus.

Bahkan pada Kamis 3 September 2026, warga melakukan aksi demonstrasi untuk memberikan dukungan moril terhadap RY. Dan pendemo juga menuntut transparansi penanganan kasus dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan yang menyeret nama Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila tersebut.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan