Sabtu, Oktober 31, 2026
Google search engine

Polda Metro Jaya Pastikan Penangkapan Prajurit TNI Saat Demo Akibat Kesalahpahaman

JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan penangkapan seorang pria yang diduga prajurit TNI oleh anggota kepolisian saat pengamanan aksi demonstrasi 27 Agustus di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, terjadi akibat kesalahpahaman.

Polisi menegaskan peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan konflik antar-institusi TNI dan Polri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, kesalahpahaman terjadi karena kondisi di lapangan yang padat sehingga petugas kesulitan mengidentifikasi setiap personel yang berada di lokasi.

Berita Lainnya  Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

“Itu kesalahpahaman. Antarinstitusi sudah berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan itu,” kata Budi, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).

Menurut Budi, situasi yang ramai saat pengamanan aksi membuat proses identifikasi personel menjadi sulit.

Kondisi tersebut kemudian menyebabkan seorang anggota TNI ikut diamankan oleh polisi.

“Kondisi yang memang crowded pada saat di lapangan, situasi dan kondisi yang sulit untuk kami mengenali masing-masing,” kata Budi.

Berita Lainnya  Dana Penanganan Bencana Saja Dikorupsi, KPK Amankan 14 Orang, Termasuk Sekretaris BNPB

Video yang memperlihatkan peristiwa tersebut sebelumnya viral di media sosial dan memunculkan dugaan adanya persoalan antara aparat TNI dan Polri.

Budi menjelaskan, keterlibatan personel TNI dalam pengamanan aksi merupakan bagian dari perbantuan kepada Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menegaskan pengamanan Jakarta dilakukan melalui sinergi berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, instansi terkait, dan masyarakat.

“Semua aktivitas kegiatan masyarakat ini wujud sinergitas semua pihak, untuk menjaga Jakarta bukan hanya tugas satu institusi, tapi ada komponen-komponen lainnya termasuk masyarakat,” tutur Budi. (m31)

Berita Lainnya  Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polisi Pamerkan Wajah Pelaku Pembacokan Bobotoh Bogor, Wartawan yang Kesal Keplak Kepala Pelaku

BOGOR - Polres Bogor akhirnya memamerkan wajah pelaku MR (29) dan barang bukti celurit yang digunakan untuk membacok ARK (16), remaja Bobotoh asal Bogor...

Warga Kembali Terpapar Gas Kaustik, LBH Cakra Indonesia Desak PT. Pindo Deli 2 Diproses Pidana Korporasi

KARAWANG - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra Indonesia mengecam keras insiden berulangnya paparan gas beracun akibat reaksi dekomposisi bahan kimia Trichloroisocyanuric Acid (TCCA) di...

Lagi, Gas Kaustik PT. Pindo Deli 2 Bocor, Puluhan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

KARAWANG - Dugaan insiden kebocoran gas atau bahan kimia dari PT Pindo Deli 2 kembali terjadi dan menyebabkan puluhan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel,...

Musda Golkar Karawang Digelar 1 November, Pertarungan Mulyono vs Azis

KARAWANG - Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang, dikabarkan akan digelar 1 November 2026 di Kabupaten Karawang. Informasi ini berdasarkan 'surat...

Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

JAKARTA - Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat gabungan TNI-Polri terjadi di depan Gedung UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Rabu, 28...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan