Sabtu, Oktober 17, 2026
Google search engine

Wagub Erwan Minta Warga Jabar Tak ke Jakarta Ikut Demo

BANDUNG – Rencana aksi demonstrasi sejumlah kelompok masyarakat di Jakarta pada 27 Agustus 2026 mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan meminta warga Jawa Barat tidak memaksakan diri berangkat ke Ibu Kota untuk mengikuti aksi tersebut.

Erwan tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar kebebasan tersebut tidak berubah menjadi tindakan yang mengganggu ketertiban maupun mencoreng nama Jawa Barat.

Terlebih, organisasi serikat buruh di Jawa Barat dipastikan tidak menginstruksikan anggotanya untuk mengikuti aksi di Jakarta. Para buruh saat ini memilih berkonsentrasi mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

“Ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta karena sedang mengawal Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan, mudah-mudahan dari Jawa Barat tidak ada yang berangkat kesana ya,” ungkap Erwan, Rabu (26/8/2026).

Berita Lainnya  Jika Divonis Bebas, Febrie Adriansyah Siap Kembali Bertugas Berantas Korupsi Besar

Menurut Erwan, kondisi Jawa Barat perlu tetap dijaga agar tetap aman dan kondusif. Ia berharap warga tidak ikut terseret dalam situasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

“Itu hak mereka (menyampaikan aspirasi) tapi saya berharap tidak ke sana, kita jaga saja kekondusifan daerah kita jangan sampai terjadi kegaduhan, dan yang terpenting kita semua bisa menjaga daerah ini dengan sebaik sebaiknya,” katanya.

Namun, Erwan menyadari keputusan untuk mengikuti aksi merupakan hak pribadi setiap warga. Karena itu, jika tetap memilih berangkat, ia meminta masyarakat menyampaikan aspirasi secara tertib.

“Kalaupun berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi, tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat pergaduhan, jangan sampai merusak nama baik Jawa Barat,” katanya.

Berita Lainnya  Dikonfirmasi Persoalan Sewa Alat Berat, Kadis DLH Bekasi Lecehkan Wartawan : "Kau Jelek, Bau Sekali Badanmu"

Buruh Jabar Tak Kirim Massa ke Jakarta

Imbauan Erwan sejalan dengan sikap organisasi buruh di Jawa Barat. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat memastikan tidak akan mengirimkan massa untuk mengikuti aksi di Jakarta.

Ketua DPD KSPSI Jawa Barat Roy Jinto mengatakan tidak adanya instruksi untuk mengikuti aksi menjadi salah satu alasan pihaknya tidak mengerahkan anggota.

“Tidak ada yang ikut, kalau atas nama pribadi mungkin ada ya, tapi kalau atas nama organisasinya tidak ada,” ujar Roy.

Roy menegaskan, fokus utama KSPSI Jawa Barat saat ini adalah mengawal pembahasan RUU Ketenagakerjaan yang tengah berjalan di Panitia Kerja (Panja) DPR RI.

Berita Lainnya  Kirim Surat Protes, Malaysia Pertanyakan Tambahan Waktu Laga Indonesia vs Bangladesh

“Isu kita RUU ketenagakerjaan, kita sedang mengawal RUU Ketenagakerjaan yang sedang pembahasan di Panja,” katanya.

Pengawalan tersebut, kata Roy, berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi salah satu dasar dalam pembahasan regulasi ketenagakerjaan. KSPSI bahkan tengah menyiapkan agenda aksi khusus yang berkaitan dengan isu tersebut.

“Sesuai putusan MK harus sudah beres nih, jadi kita memang sedang melakukan pengawalan dan persiapan untuk aksi khusus ketenagakerjaan,” ucapnya.

Sikap serupa disampaikan Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Barat, Dadan Sudiana. Ia memastikan organisasinya tidak memiliki agenda untuk mengirimkan massa ke Jakarta.

“Tidak ada,” singkat Dadan.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan