Selasa, September 15, 2026
spot_img

Bukan Pengupas Bawang, Tetapi Penjahit

SELAMA beberapa hari terakhir ini publik heboh memperbincangkan salah satu materi pidato presiden tentang pengupas bawang bergaji Rp700 ribu per kilogram. Diskusi ini berawal dari pidato kenegaraan presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Di sidang tersebut presiden Prabowo Subianto menghadirkan seorang wanita bernama Susanah, yang diperkenalkan sebagai pengupas bawang asal Bogor, yang honornya Rp700 ribu per kilogram.

Potongan video itu beredar luas dengan cepat. Netizen sibuk bergunjing tentang angka fantastis tersebut. Padahal harga bawang kupas paling tinggi hanya Rp85 ribu. Gaji sebesar itu, kalau benar, jauh di atas upah regional dan mengalahkan gaji profesional di banyak bidang di Indonesia.

Berita Lainnya  Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

Awalnya publik hanya menduga Prabowo salah menyebut angka nominal. Tetapi kemudian publik juga meragukan keaslian sosok Susanah. Publik pun mencari tahu tentang sosok yang sempat dibuat meme “Ratu Bawang” ini, dan jawabannya ternyata ada di artikel yang dipublikasikan website Kementerian Komunikasi dan Digital.

Dalam artikel itu Susanah disebut sebagai warga Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, yang hidup bersama suami dan tiga anak. Anak pertama telah lulus SMA, anak kedua duduk di bangku SMP, sedangkan anak bungsunya masih duduk di SD. Wanita ini bekerja sebagai penjahit kain majun, yaitu kain perca atau limbah konveksi, yang dijahit menjadi lap pembersih.

Berita Lainnya  Aksi Pengejaran Mobil CR-V Pelaku Tabrak Lari Berlangsung Dramatis, Warga Temukan Plastik Diduga Narkotika

Ia menjahit pukul 07.00 WIB sampai siang, dengan upah Rp700 per kilogram. Dalam satu hari, Susanah mampu menjahit 20 kilogram kain majun. Susanah tidak bekerja di situ saja. Ia juga bekerja sebagai karyawan SPPG sebagai pencuci ompreng dan alat masak lainnya. Ia menjadi penerima manfaat PKH bersama keluarganya. Suami Susanah, Didin, bekerja sebagai kuli bangunan.

Keluarga Susanah pernah menerima Bantuan Pangan Non-Tunai. Ia bercita-cita memiliki usaha sendiri, karena dengan begitu, ia dan keluarga tak bergantung pada orang lain.

Berita Lainnya  Ceceran Oil Spill Cemari Pantai Cemara Jaya, PHE ONWJ Sebut Tidak Ada Kebocoran Fasilitas Operasi

Rupanya di situ tidak ada keterangan bahwa Susanah adalah pengupas bawang, apalagi tentang gaji Rp700 ribu per kilogram. Setelah artikel itu ditemukan oleh netizen, tautannya tiba-tiba menghilang pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 19.45 WIB. Link yang semula ada, kini tidak dapat diakses lagi, yaitu https://www.komdigi.go.id/berita/artikel-gpr/detail/kisah-susanah-yang-disebut-presiden-pkh-hingga-mbg-bantu-ekonomi-keluarganya.

***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan