Rabu, Agustus 26, 2026
spot_img

‘Ikan Kiamat’ Ditemukan Terdampar di Pantai Lombok Timur

LOMBOK – Seekor ikan oarfish yang dikenal sebagai ikan ‘kiamat’ ditemukan terdampar dalam kondisi mati di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ikan tersebut memiliki panjang empat meter.

Selasa (25/8/2026), ikan tersebut ditemukan oleh pengunjung pantai pagi tadi, sekitar pukul 07.30 WITA. Penemuan ikan tersebut kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Facebook @Baiq Kolby, terlihat ikan berbentuk pipih dengan panjang kurang lebih empat meter dibawa oleh sekelompok anak dan seorang pria dewasa. Ikan tersebut tampak sudah tidak bergerak.

Berita Lainnya  Jabatan Dinonaktifkan Bupati, Kadishub Gowa Ngamuk Bubarkan Apel ASN

Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Telone, Desa Sekaroh, Sahlan, membenarkan penemuan ikan langka tersebut. Ia mengatakan ikan itu ditemukan oleh pengunjung pantai yang berasal dari Lombok Tengah.

“Tadi pagi penemuannya. Yang menemukan bukan warga kami, tetapi warga luar yang datang untuk berkemah dari tadi malam, pengunjunglah begitu,” ujar Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Telone, Desa Sekaroh, Sahlan, Selasa (25/8/2026).

Sahlan mengatakan ikan yang membuat heboh pengunjung tersebut diduga merupakan oarfish. Ia mengaku baru pertama kali melihat ikan tersebut.

Berita Lainnya  Sempat Akting di Publik, Polisi Tangkap Ayah Kandung yang Bunuh dan Mutilas Anak Perempuan Disabilitas

“Selama ini baru pertama kali saya lihat. Akhirnya dicari di google namanya ikan oarfish,” pungkasnya.

Ikan sepanjang sekitar empat meter itu ditemukan dalam kondisi mati dan terdampar di pinggir laut. Pengunjung yang pertama kali menemukan ikan tersebut kemudian membawanya pulang.

“Sekitar empat meter panjangnya bentuknya seperti samurai, sulit saya jelaskan karena bentuknya aneh. Sudah dibawa pulang oleh yang bersangkutan,” imbuh Sahlan.

Penemuan ikan oarfish tersebut kemudian dikaitkan dengan bencana alam dan berbagai hal negatif lainnya. Namun, Sahlan memastikan kondisi masyarakat di sekitar pesisir tetap kondusif.

Berita Lainnya  Di Hadapan Kepala BGN, Korban Keracunan ini Menangis dan Ngaku Trauma 'Ogah' Makan MBG Lagi

“Meskipun sedang viral dan dibilang macam-macam, insyaallah nggak ada warga kami yang panik. Kondisi masyarakat di sini tenang-tenang saja,” tambah Sahlan.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

DPO Narkoba Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi

LAMPUNG - Polda Lampung membenarkan adanya baku tembak antara personel kepolisian dan seorang bandar narkoba di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten...

RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat Desember 2026

JAKARTA - Komisi III DPR RI bakal mempercepat penyusunan dan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, agar bisa disahkan paling lambat Desember 2026. Ketua Komisi...

Jabatan Dinonaktifkan Bupati, Kadishub Gowa Ngamuk Bubarkan Apel ASN

GOWA - Apel aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026), diwarnai ketegangan setelah Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gowa Agus...

Bukan Hanya Rekening Bank, Akun Medsos hingga WhatsApp Botok AMPB juga Diblokir

JAKARTA - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, mengaku rekening bank, akun media sosial TikTok, hingga WhatsApp miliknya diblokir secara tiba-tiba. Akun...

1 Orang Tewas, Polisi Tetapkan Pengemudi Outlander Mabuk sebagai Tersangka

SURABAYA - ENR, pengemudi Outlander mabuk ditetapkan tersangka kecelakaan beruntun yang menewaskan satu orang. ENR langsung ditahan. Peristiwa kecelakaan beruntun di Jalan Gubernur Suryo, tepat...

Hukum

RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat Desember 2026

JAKARTA - Komisi III DPR RI bakal mempercepat penyusunan dan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, agar bisa disahkan paling lambat Desember 2026. Ketua Komisi...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan