Minggu, Agustus 23, 2026
spot_img

Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Kelapa Sawit

BERAU – Di tengah kondisi darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Polres Berau menangkap seorang pelaku pembakaran lahan di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan.

Pelaku berinisial BS telah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan oleh Satreskrim Polres Berau.

Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, mengatakan pengungkapan kasus bermula saat tim Satgas Karhutla turun ke lapangan melakukan penanganan kebakaran di wilayah Kampung Kasai.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka diduga sengaja membakar lahan dengan alasan untuk menyuburkan tanah sebelum digunakan untuk menanam kelapa sawit.

Berita Lainnya  Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka sengaja melakukan pembakaran untuk menyuburkan tanah,” kata AKBP Ridho.

Akibat perbuatannya, sekitar 12 hektare lahan terbakar. Lokasi pembakaran diketahui berada di dalam konsesi perkebunan PT Puji Sempurna Raharja.

Meski kebakaran terjadi di area konsesi perusahaan, Kapolres menegaskan tidak ada keterlibatan pihak perusahaan dalam aksi pembakaran tersebut. Bahkan, pihak perusahaan yang pertama kali melaporkan kejadian kepada petugas.

“Sebagai pihak yang melapor, pihak perusahaan juga telah kamu lakukan pemanggilan untuk diperiksa sebagai saksi,” katanya.

Berita Lainnya  MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

Menurut Ridho, penanganan kasus Karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Berau.

Polres Berau juga memastikan proses hukum akan dilakukan terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.

“Siapa pun yang terbukti terlibat akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami tidak akan pandang bulu,” tegasnya.

Saat ini penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk melengkapi proses penyidikan. Atas perbuatannya, tersangka terancam pidana penjara hingga lima tahun dan denda Rp5 miliar hingga Rp10 miliar.

Berita Lainnya  Lagi, Giliran Siswa SMKN 1 Tapung Keracunan Menu MBG

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih di tengah kondisi cuaca dan situasi Karhutla yang masih mengancam sejumlah wilayah Kabupaten Berau.***

Sumber : haloberau.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>
SourceSUMBER :

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sempat Akting di Publik, Polisi Tangkap Ayah Kandung yang Bunuh dan Mutilas Anak Perempuan Disabilitas

Polres Merauke menetapkan seorang ayah kandung berinisial MRP alias Maulana sebagai tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap putrinya yang menyandang disabilitas, Julia Risky Ramadiana...

Korupsi Dunia Pendidikan, KPK Tangkap 14 Orang Termasuk Rektor Unsoed

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, Operasi Tangkap Tangan (KPK) yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan kawan-kawan terkait pengondisian...

Lodewyk Sebut Nanik Deyang Punya Dapur MBG dan Kerap Catut Prabowo

JAKARTA - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung mengungkapkan, eks Kepala dan Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mempunyai dapur Makan...

3 Mahasiswa Jadi Sorotan, yang Mana Favorit Anda?

JAKARTA - Media sosial tengah hangat memperbincangkan tiga sosok mahasiswa yang terlihat aktif dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, baik itu melalui aksi demonstrasi maupun lewat...

Lagi, Giliran Siswa SMKN 1 Tapung Keracunan Menu MBG

RIAU - Puluhan tepatnya 81 siswa di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (18/8/2026). Para...

Hukum

Korupsi Dunia Pendidikan, KPK Tangkap 14 Orang Termasuk Rektor Unsoed

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, Operasi Tangkap Tangan (KPK) yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan kawan-kawan terkait pengondisian...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan