Jumat, Oktober 16, 2026
Google search engine

MBG Dibawa Pulang ke Rumah, Orang Tua hingga Nenenk Ikut Keracunan

Kasus keracunan masal MBG di wilayah Kecamatan Bawang menyibakan sebuah fenomena dimana ternyata MBG tidak hanya dimakan oleh siswa penerima MBG. Ada cukup banyak kejadian keracunan dialami karena ternyata MBG juga dimakan oleh orang tua siswa, paman, kakak atau nenek siswa.

Seperti yang disampaikan Sunarti, warga Jetis Desa Sangu Banyu, Kecamatan Bawang kepada Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjend TNI Trenggono yang melakukan tinjauan korban keracunan MBG di RSUD Batang, Sabtu (26/9).

”Saya makan MBG punya cucu,” ujarnya.

Sunarti mengaku, dirinya ikut memakan menu MBG milik cucunya siang hari pada pukul 14.00 WIB. Makanan MBG cucunya sendiri dibawa ke rumah menggunakan alat makan.

Berita Lainnya  Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

Pengakuan senada dikatakan M Sohib warga Sangubanyu lainnya. Dihadapan Trenggono, dirinya mengaku ikut makan MBG dari anaknya yang dibawa pulang ke rumah.

”Saya makan telur dari menu MBG yang diberikan ke anak saya,” tuturnya.

Trenggono mengatakan, dari hasil kunjungan dirinya ke RSUD Batang dirinya berbincang dengan pelajar atau orang tua yang terkena keracunan. Ternyata ditemukan ada beberapa kejadian makanan MBG yang dibagi di sekolah dibawa pulang ke rumah oleh siswa.

Berita Lainnya  Temukan Ribuan Lahan Sawah di Bekasi Kekeringan, Menteri PU Ancam Copot Pejabat yang Beri Laporan Palsu

”Mungkin ada sedikit kesalahan dimana makanan MBG dibawa oleh anaknya ke rumah. Dan itu ternyata dimakan oleh orang tua, paman, nenek atau saudara pada sore atau malam hari,” ujarnya.

Trenggono menyampaikan, MBG diperuntukan untuk siswa sekolah dan sebisa mungkin dikonsumsi saat di sekolah. Jadi makanan MBG tidak dibawa pulang.

”Nanti kami akan beri edukasi kembali, kami akan berkoordinasi dengan Kemendikdasmen bahwa MBG itu diberikan pada anak dan dimakan di sekolah. Tentunya juga keterlibatan guru atau pihak sekolah untuk mendisiplinkan ini bahwa MBG itu untuk penerima manfaat yaitu siswa,” ucapnya.

Berita Lainnya  Menuai Perdebatan, Komisi XIII DPR RI Usulkan Fasilitas Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks bagi Narapidana

Trenggono juga menyampaikan terima kasih pada Pemkab Batang dibantu oleh jajaran Polres, Kodim, BPBD dan lainnya sehingga penanganan keracunan masal MBG di Kabupaten Batang cepat dilakukan penanganan.

”Kami ucapkan terima kasih pada Pemkab, Bupati Batang dan jajarannya serta berbagai pihak untuk yang begitu cepat dan sigap melakukan penanganan awal kasus ini,” ujarnya.

Sumber : pantura.suaramerdeka.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan