Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo marah dan mengancam mencopot pejabat Kementerian PU, termasuk meminta Pelaksana Tugas (Plt) untuk Kepala Balai atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang tidak bekerja maksimal, setelah menemukan sekitar 1.000 hektar lahan sawah kekeringan di Desa Karangharja, Bekasi.
Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan Menteri PU, di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu, 26 September 2026.
Dody menemukan hamparan sawah seluas 1.000 hektar kering kerontang hingga tanahnya pecah-pecah akibat tidak mendapat pasokan air irigasi selama tujuh bulan. Padahal, aliran sungai besar dengan debit air melimpah hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi.
Merasa diberi laporan manis (PHP) oleh anak buah yang mengklaim kondisi terkendali, Dody langsung menelepon Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw di pematang sawah.
Ia menegaskan agar pegawai atau pejabat yang tidak perform atau memberikan laporan palsu agar diganti atau di-Plt-kan saja, demi mengamankan target swasembada pangan 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU Marahi Dirjen dan juga meminta maaf langsung kepada petani setempat.***

