Minggu, November 1, 2026
Google search engine

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Selasa (15/9/2026).

Tindakan tegas ini dilakukan karena pihak pengelola kawasan tersebut mengabaikan surat peringatan yang telah dilayangkan sebelumnya.

Tindakan ini diambil setelah perusahaan pertambangan di wilayah tersebut tidak mematuhi ketentuan operasional.

Langkah penertiban ini selaras dengan Surat Peringatan Gubernur Jawa Barat yang sempat dikeluarkan pada Mei 2025 dan Mei 2026.

Berita Lainnya  Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

Kawasan Karawang Selatan, khususnya Desa Tamansari, sebelumnya menjadi sorotan tajam dan memicu gelombang demonstrasi dari masyarakat serta aktivis lingkungan.

Penolakan keras terjadi karena rencana operasi PT Mas Putih Belitung (MPB) dinilai mengancam kelestarian kawasan lindung karst Pangkalan.

Aktivitas perusahaan ini pun sempat dihentikan sementara akibat indikasi penggunaan lahan hutan produksi.

Penutupan ini merupakan bagian dari langkah tegas jajaran Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Sekda Herman Suryatman beserta instansi penegak hukum untuk menertibkan aktivitas tambang yang melanggar aturan perizinan di wilayah Jawa Barat.

Berita Lainnya  Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

Berdasarkan postingan video Sekda Jabar, Herman Suryatman di akun Instagram pribadinya @hermansuryatman , terpantau penutupan aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung ini dilakukan langsung Sekda Jabar, ESDM dan Satpol PP Jabar, Sekda dan Kasatpol PP Karawang, camat hingga kades setempat, yang disaksikan langsung Sdr. Freddy sebagai Direktur Utama PT. Mas Putih Belitung.

Sekda Jabar menegaskan jika PT. Mas Putih Belitung tidak dapat melakukan aktivitas pertambangan, sebelum memenuhi persyaratan berdasarkan Surat Rekomendasi Gubernur Jabar pada 22 Mei 2026 lalu. Yaitu dimana salah satu poinnya melakukan perbaikan jalan dari mulut tambang hingga pabrik PT. Jui Shin Indonesia dan dari pabrik hingga ke akses Tol Karawang Barat.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan insentif fiskal total senilai Rp1 triliun bagi pemerintah daerah yang berhasil mendukung...

Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh…! Ternyata Mahasiswa Bayaran

JAKARTA - Sosok pria viral bernama asli Bayu Setiadi, yang sebelumnya mengaku sebagai mahasiswa Universitas Dian Nusantara (Undira), akhirnya menyampaikan permohonan maaf. Pria yang sebelumnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan