Jumat, September 11, 2026
spot_img

IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

KARAWANG – Puluhan wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang, Jawa Barat, menggelar doa bersama dan renungan untuk keselamatan 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bertempat di depan gerbang kantor Bupati Karawang, pada Jumat (11/9/2026) malam, puluhan wartawan menyalakan lilin dan doa bersama, agar para korban segera ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim gabungan pencarian.

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Harian IWOI DPD Karawang, Ade Kosasih, SE menyampaikan, di hari keempat pencarian, Tim SAR belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan para korban.

Oleh karenanya, IWOI Karawang mencoba memberikan dukungan moril dan spirituil melalui doa bersama, agar para korban secepatnya bisa kembali ke pangkuan keluarga dalam kondisi selamat.

Berita Lainnya  Sempat Mangkir, Tersangka HJ Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik, Langsung Dijebloskan ke Jeruji Besi

“Hari ini semua insan pers se-Indonesia sedang menunggu kabar baik dari Tim SAR. Semoga dengan doa bersama ini, para korban bisa ditemukan secepatnya dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Ketua IWOI DPD Karawang, Wisastra A.md.,CHRM, menyampaikan jika insiden ini merupakan pelajaran berharga bagi setiap awak media, khususnya di bawah naungan IWOI. Profesi wartawan yang memiliki resiko tinggi di lapangan, tentu membutuhkan kehati-hatian dan persiapan yang matang ketika melakukan liputan khusus.

Ditegaskan Syuhada, inilah pentingnya berorganisasi dalam menjalani profesi sebagai jurnalis. Koordinasi dan komunikasi harus selalu dilakukan, untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan saat bertugas di lapangan.

“Kita semua berharap yang terbaik untuk para korban. Semoga Tim SAR secepatnya bisa menemukan para korban dalam kondisi sehat-wal’afiat, aamiin,” ucapnya.

Berita Lainnya  Bukan Hanya Rekening Bank, Akun Medsos hingga WhatsApp Botok AMPB juga Diblokir

Diketahui, hingga hari keempat pencarian (Jumat, 11 September 2026), operasi SAR gabungan untuk menemukan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau masih belum membuahkan hasil (nihil).

Keberadaan delapan korban maupun speedboat Arupadhatu 1 yang mereka tumpangi masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, dan Ditpolairud Polda Banten memperluas area penyisiran hingga mencapai 3.243,7 nautical mile persegi. Wilayah operasi dibagi menjadi 4 sektor utama dan 1 sektor khusus, mencakup area dari perairan Pulau Sebesi, Pulau Umang, hingga mengantisipasi arus ke arah perairan Lampung.

Sebanyak 11 hingga 13 kapal alutsista dikerahkan ke lokasi operasi, termasuk kapal perang TNI AL (seperti KRI Kerambit dan KRI Leuser), KN SAR Tetuka, drone thermal, serta bantuan kapal Tugboat dari Pemerintah Kota Cilegon.

Berita Lainnya  Habib Rizieq Kecam Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Bambang dan Lukai Faturrohman

Tim SAR berupaya menembus area rawan seperti Pulau Sertung, namun pergerakan sangat dibatasi oleh radius aman 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau karena aktivitas vulkanik berbahaya. Selain itu, tinggi gelombang laut yang mencapai 1–2,5 meter dan angin kencang juga memengaruhi pola pencarian.

Adapun terkait temuan life jacket berwarna oranye oleh KAL Anyer sehari sebelumnya, pihak pemilik kapal telah mengonfirmasi dan memastikan bahwa pelampung tersebut bukan milik kapal Arupadhatu 1 yang ditumpangi rombongan jurnalis (pelampung asli kapal berwarna merah dan hijau terang).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tunjukan Bukti Surat Penghentian Praktik Joki, Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah ‘Mensrea’

KARAWANG - Tim Penasihat Hukum tersangka VY, mantan Direktur Utama PT BAS, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Karawang yang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam...

Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memamerkan tumpukan uang senilai lebih dari Rp 1 triliun dan USD 166 ribu yang disita dari hasil dugaan korupsi...

Kejari Karawang Kembali Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Penyaluran KPR

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank...

Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

BANDUNG - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung untuk tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dalam laga...

2 Anggota TNI Aniaya Warga di Depan Istri dan Anak Korban

MANGGARAI BARAT - Warga Kampung Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernama Syarif dianiaya dua prajurit Tentara Nasional...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan