Minggu, November 1, 2026
Google search engine

KDM Ungkap 3 Perusahaan yang Kerjasama dengan PT. Jui Shin Indonesia, Salah Satunya Diduga Milik Anggota DPRD Jabar

KARAWANG – Atas dasar keterbukaan informasi publik, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap penyebab kerusakan jalan Badami-Loji di Karawang Selatan yang menurutnya bukan hanya disebabkan oleh truk pengangkut produksi semen PT. Jui Shin Indonesia.

Melalui postingan video di akun instagram @dedimulyadi71 , KDM mengungkap 3 nama perusahaan asal Karawang yang bekerjasama dengan PT. Jui Shin Indonesia yang mengangkut material bahan tambang.

Pertama, Cipagamas yang diduga merupakan milik Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat, H. Jenal Arifin.

“Jumlah unitnya (truk) empat unit dan sudah berhenti operasi selama satu bulan,” kata KDM, dikutip Rabu (16/9/2026).

Berita Lainnya  Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

“Haji Jenal Arifin ini saya tidak tahu yang dimaksud Haji Jenal Arifin yang mana. Karena saya mengenal Haji Jenal Arifin di situ adalah Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang memberitahukan kepada saya ada demonstrasi. Dan mengajak saya menemui para demonstran pada waktu hari jadi Kabupaten Karawang,” timpal KDM.

“Nah, ini saya tidak tahu Haji Jenal Aripin yang mana. Karena yang sangat aktif ngomongin jalan rusak diantaranya adalah Haji Jenal Arifin – Anggota DPRD Jawa Barat yang waktu demonstrasi hadir dan kenal dengan para demonstran,” kata KDM lagi.

Berita Lainnya  481 Siswa SMP di Dramaga - Bogor Alami Keracunan MBG

Kedua, perusahaan bernama Enggal Familly yang pemiliknya bernama Haji Enda yang begitupun sudah empat bulan sudah tidak beroperasi.

Berikutnya yang ketiga adalah pengusaha asal Karawang bernama Bapak Tino yang memiliki 10 unit truk pengangkut bahan tambang yang masih beroperasi.

“Nama perusahaanya JSM. Ini sebuah informasi yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua sama-sama menjaga aset negara untuk digunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Dan setiap orang tidak mengambil keuntungan sendiri-sendiri,” tutup KDM.

Diberitakan sebelumnya, Pemprov Jabar telah mengambil tindakan tegas terkait aktivitas tambang penyuplai bahan baku bagi PT. Jui Shin Indonesia dengan menghentikan operasional PT. Mas Putih Belitung (MPB), di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang.

Berita Lainnya  Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

Perusahaan tambang tersebut diketahui sebagai salah satu pemasok utama bahan tambang untuk operasional pabrik PT. Jui Shin Indonesia.

Penutupan yang dilakukan pada Selasa 15 September 2026 ini terjadi setelah pihak Pemprov Jabar memberikan peringatan sebanyak tiga kali sejak Mei 2025, namun kewajiban perusahaan seperti penataan lingkungan dan perbaikan kerusakan Jalan Badami–Tegalwaru–Loji tidak kunjung dipenuhi.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan insentif fiskal total senilai Rp1 triliun bagi pemerintah daerah yang berhasil mendukung...

Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh…! Ternyata Mahasiswa Bayaran

JAKARTA - Sosok pria viral bernama asli Bayu Setiadi, yang sebelumnya mengaku sebagai mahasiswa Universitas Dian Nusantara (Undira), akhirnya menyampaikan permohonan maaf. Pria yang sebelumnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan