Kamis, Agustus 20, 2026
spot_img

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA – Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah tetangga korban sendiri yang bernama Marhum.

“Pelaku bernama Marhum, tetangga korban sudah kami amankan,” kata Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra, dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Perampokan tersebut terjadi pada Minggu (2/8) di siang bolong. Sekitar pukul 12.00 WIB siang itu Hartati sedang bersiap melaksanakan salat dzuhur.

Berita Lainnya  Di Hadapan Kepala BGN, Korban Keracunan ini Menangis dan Ngaku Trauma 'Ogah' Makan MBG Lagi

“Korban kemudian mendengar ada yang masuk ke rumah dan sempat memanggil karena mengira yang datang anak korban,” imbuhnya.

Namun ternyata, yang masuk adalah tetangganya sendiri yang bernama Marhum. Marhum kemudian mengancam korban agar tidak berteriak dengan todongan senjata jenis golok.

“Selanjutnya pelaku melakban mulut, kedua tangan, dan kaki korban,” imbuhnya.

Setelah itu pelaku melucuti perhiasan milik korban. Setelah berhasil mengambil harta benda korban, pelaku melarikan diri.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi KPR BTN, Manajemen PT. BAS Janji Koperatif dan Selesaikan Sengketa Konsumen

Usai pelaku melarikan diri, nenek Hartati berusaha melepaskan ikatan lakban. Setelah berhasil melepaskan ikatan lakban, Hartati kemudian melapor ke Ketua RT dan ke Polsek Cakung.

Unit Reskrim Polsek Cakung dipimpin Piket Pengendali Iptu Sukoco kemudian datang melakukan olah TKP. Tak butuh waktu lama, polisi menangkap pelaku yang tinggal tak jauh dari rumah korban.

“Sesampainya di rumah pelaku, pelaku berhasil diamankan dan barang bukti hasil kejahatan selanjutnya dibawa ke Polsek Cakung,” tuturnya.

Berita Lainnya  Guru Ngaji Diduga Cabuli Sejumlah Murid Laki-laki, Gak Mau Diusir dari Kampung Berakhir Rumah Dikepung

Dalam peristiwa tersebut, nenek Hartati kehilangan uang Rp 600 ribu, sepasang anting seberat 1 gram dan ponsel merek Samsung A7.***

Sumber : Detikcom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Praperadilan Febrie Ardiansyah Minta Hakim Batalkan Status Tersangka dan Kembalikan Barang Sitaan

JAKARTA - Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah melalui kuasa hukumnya, Muhammad Farizi, meminta Hakim Tunggal Richard Edwin mengabulkan seluruh permohonan praperadilan yang diajukannya. Dalam permohonan yang...

Karnaval Agustusan di Cicalengka Berujung Ricuh dan Adu Jotos

BANDUNG - Karnaval perayaan HUT ke-81 RI di Jalan Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Senin (17/8/2026) berujung ricuh akibat sekelompok orang yang diduga mabuk...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan