Selasa, November 3, 2026
Google search engine

Bahlil Enggan Komentari Kader Golkar yang Ikut Kena OTT KPK : “Dinda, Mohon Maaf ya…!”

JAKARTA – Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, enggan mengomentari kasus yang menjerat kader partainya, Fahd El Fouz alias Fahd A. Rafiq. Saat sejumlah jurnalis berusaha meminta tanggapan Bahlil, dia menolak menjawab.

“Aku ada rapat lagi,” ujar Bahlil usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Jurnalis kemudian mengatakan ke Bahlil, apakah akan memecat Rafiq sebagai kader Golkar. Sebab, Rafiq sudah tiga kali terjerat kasus korupsi.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki 'Mahasiswa Gadungan'

Bahlil masih enggan menjawab. Dia kembali menyampaikan, masih ada agenda rapat selanjutnya.

“Dinda, mohon maaf ya,” kata Bahlil menghindari pertanyaan jurnalis.

Selain itu, Bahlil juga enggan mengomentari soal dugaan orang dekat Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid yang juga kader Golkar ikut ditangkap dalam kasus bersama Fahd A. Rafiq.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN bermula dari pengurusan sertifikat tanah milik Summarecon di Kabupaten Bogor. KPK menduga proses tersebut disertai permintaan uang kepada pihak swasta melalui sejumlah perantara.

Berita Lainnya  Musda Golkar Karawang Digelar 1 November, Pertarungan Mulyono vs Azis

KPK mengamankan 19 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada Senin, 14 September 2026.

Mereka terdiri dari pejabat ATR/BPN, pihak swasta, hingga pihak yang diduga menjadi perantara. Setelah menjalani pemeriksaan, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka, yakni Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, politikus Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, hingga Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.***

Berita Lainnya  Laga Persita vs Persija Diwarnai Kericuhan Antarsuporter

Sumber : IDN Times

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

BONTANG - Kasus menghebohkan terjadi di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Yaitu dimana jasad seorang bayi berubah menjadi bantal guling saat...

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan insentif fiskal total senilai Rp1 triliun bagi pemerintah daerah yang berhasil mendukung...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan