JAYAPURA – Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau kondisi para siswa yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan pada Rabu (5/8/2026) dini hari.
Pemantauan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan yang merawat para siswa, yakni RSUD Yowari, Puskesmas Waibu, Puskesmas Sentani, dan Puskesmas Harapan di Distrik Sentani Timur.
Hingga Rabu (5/8/2026) dini hari, sebanyak 80 siswa telah dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan.
Sebanyak 43 pasien dirujuk ke RSUD Yowari, 10 pasien ke Puskesmas Harapan, 11 pasien ke Puskesmas Sentani, 11 pasien ke Puskesmas Waibu, dan lima pasien ke RSUP Jayapura.
Para siswa yang dirujuk rata-rata mengeluhkan mual, pusing, hingga badan lemas. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan masing-masing.
Jumlah pasien yang terus bertambah membuat daya tampung RSUD Yowari semakin penuh. Pihak rumah sakit kemudian mendirikan tenda darurat di halaman untuk menangani pasien yang datang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Anton Mote menjelaskan, penanganan pasien dilakukan dengan sistem triase. Sebanyak delapan puskesmas di sekitar Kota Sentani juga diaktifkan untuk membantu penanganan.
“Seluruh layanan Unit Gawat Darurat (UGD) dioptimalkan. Kami juga terus koordinasi juga dengan Rumah Dian Harapan dan Rumah Sakit Kementerian Kesehatan untuk menangani pasien yang membutuhkan perawatan spesialis,” jelasnya.***
Sumber : Kompas










