BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi kembali angkat bicara soal wacana pemberlakuan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA-SMK Negeri.
Ia menyebut sudah melakukan pengecekan dan memastikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan biaya operasional dari provinsi cukup untuk menghadirkan sekolah gratis.
“Hayo masih ngomongin SPP, biaya operasional sekolah saya sudah cek cukup dengan dana BOS dan dana biaya operasional dari Provinsi Jawa Barat. Cukup sudah,” katanya melalui postingan Instagram resminya, dikutip Minggu (19/7/2026).
Sosok yang akrab dipanggil Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu, mengaku sudah banyak contoh sekolah yang mampu mengelola dana bantuan dengan baik. Dengan begitu, SMA-SMK Negeri bebas SPP bisa terus dihadirkan.
Bahkan, berdasarkan temuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD), KDM menyatakan dana ini juga dimanfaatkan sekolah untuk kepentingan lain. Jumlah temuan APBD 2025 mencapai Rp 4 miliar.
“Sampelnya banyak, datanya banyak. Bahkan kalau mau dibuka yang menggunakan dana BOS untuk kepentingan lain yang bukan pendidikan, jumlah temuannya APBD 2025 itu sampai Rp 4 miliar,” beber KDM.
Melihat hal ini, KDM meyakini dana yang diberikan pemerintah pusat dan daerah kepada sekolah sudah cukup. Jika dana dikucurkan lebih banyak, KDM mengkhawatirkan adanya potensi penyelewengan.
“Artinya cukup, kalau terlalu lebih nanti ada potensi untuk digunakan yang lain, malah jadi beban bagi kepala sekolahnya. Kasian, jangan sampai ada kena aspek yang bersifat kriminal gara-gara salah kelola BOS,” imbuhnya.
KDM berharap dana BOS bisa dikelola dengan baik untuk memperbaiki sekolah, baik secara sarana, prasarana, ataupun pengembangan kompetensi murid. Langkah ini menurutnya menjadi komitmen Pemprov Jabar.
“Apa yang harus dilakukan oleh Pemprov? Bangunan ruang kelasnya harus bagus, toiletnya harus bagus, tempat olahraganya harus bagus, tempat ibadahnya harus bagus, pagarnya harus bagus. Pokoknya sekolah harus oke, siswa-siswanya harus kreatif dan pemerintah provinsi berkomitmen untuk itu,” tegasnya.***
Sumber : Detik.com










