Selasa, September 15, 2026
spot_img

LSM Laskar NKRI Ancam Kembali Kepung PT. SAI, Jika Aspirasi Warga Tak Dipenuhi

KARAWANG – Membawa aspirasi masyarakat, ratusan massa LSM Laskar NKRI melakukan aksi demonstrasi di PT. Summit Adyawinsa Indonesia (SAI), di Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026).

Aksi yang dimulai pukul 09.00 WIB ini membawa dua aspirasi masyarakat yang sejak Juli 2026 diadvokasi oleh LSM Laskar NKRI.

Pertama, pendemo menuntut pihak perusahaan untuk membongkar pintu air yang diduga menjadi penyebab banjir lingkungan warga saat hujan deras turun.

Kedua, pendemo juga menuntut pihak perusahaan untuk memberdayakan masyarakat lingkungan. Pasalnya selama 3 tahun terakhir, aspirasi masyarakat hanya sekadar mendapat ‘janji manis’ dari pihak perusahaan.

Berita Lainnya  Massa Demo Tandingan AMPB Pakai Masker, Diteriaki 'Demo Bayaran'

Berdasarkan pantauan, massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 12.00 WIB, setelah perwakilan pendemo dipersilahkan masuk melakukan mediasi.

Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno menyampaikan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali bertemu dengan ‘decision maker’ perusahaan.

“Semoga apa yang diharapkan masyarakat bisa diakomodir oleh manajemen PT. SAI,” tuturnya.

Namun demikian, H. ME. Suparno menegaskan akan kembali melakukan aksi demonstrasi yang lebih besar, jika pihak perusahaan tidak mengamini apa yang menjadi tuntutan masyarakat.

Berita Lainnya  Gus Kikin Resmi Terpilih sebagai Ketum PBNU 2026-2031

“Kalau tidak ada solusi, kita tidak akan main-main akan mengepung perusahaan dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegasnya.

Diketahui, sebenarnya persoalan tuntutan warga ini sempat dimediasi di Komisi III DPRD Karawang, pada 7 Juli 2026. Bahkan keesokan harinya pada 8 Juli 2026, Ketua Komisi III DPRD Karawang, Deddy Indrasetiawan langsung melakukan sidak ke perusahaan, untuk mengecek langsung pintu air perusahaan yang menjadi penyebab banjir lingkungan warga.

Tetapi hingga saat ini tidak ada solusi seperti yang diharapkan masyarakat. Sehingga masyarakat dan LSM Laskar NKRI bersepakat untuk menyampaikan aspirasinya dengan cara berdemonstrasi.

Berita Lainnya  Soal Ceceran Oil Spill di Pantai Cemara Jaya, Bupati dan Kapolresta Tegas Minta PHE ONWJ Cek Fasilitas Operasional

Adapun terkait persoalan dugaan perizinan dan Amdal PT. SAI yang belum selesai, saat itu Ketua Komisi III, Deddy Indrasetiawan menegaskan, bahwa pihaknya telah mengirimkan surat rekomendasi kepada pimpinan DPRD Karawang untuk kemudian dibahas dirapat lanjutan di Komisi I.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan