KARAWANG – Berdasarkan data Satlantas Polresta Karawang, angka kecelakaan pada tahun ini tergolong tinggi. Selama enam bulan terakhir, tercatat 410 kejadian kecelakaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 orang meninggal dunia, 88 orang mengalami luka berat, dan 505 orang lainnya menderita luka ringan.
Polresta Karawang mengajak para pelajar di wilayahnya untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing.
Ajakan ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Karawang, Kombes Pol Mario Prahatinto, dalam kegiatan Kapolresta Cup 2026 di Karawang, Sabtu (29/8/2026).
Kombes Pol Mario menegaskan bahwa kesadaran tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia dini. Oleh karena itu, kampanye keselamatan harus menyasar pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Menurut Kapolresta, keselamatan di jalan merupakan kebutuhan sekaligus tanggung jawab bersama. Setiap pengendara wajib menjaga ketertiban berlalu lintas di jalan raya.
“Kami mengajak agar para pelajar menjadi agen perubahan dalam mengampanyekan keselamatan berlalu lintas,” ujar Kombes Pol Mario.
Dengan menjaga ketertiban, lanjutnya, pengendara tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga keselamatan pengguna jalan lainnya. Ketertiban berlalu lintas disebut sebagai kebutuhan utama untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Karawang.***
Sumber : Republika
Ket Foto : Dokumentasi Satlantas Polresta Karawang saat melakukan edukasi keselamatan berlalu lintas di sekolah.










