Senin, Agustus 31, 2026
spot_img

Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar dalam Korupsi Nikel

JAKARTA – Barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 401 Miliar terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel ditampilkan saat konferensi pers di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Kejaksaan Agung tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola komoditas nikel di PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) periode 2017-2020. Dalam perkara tersebut, penyidik menyita uang sebesar Rp401.653.737.469 atau sekitar Rp401,6 miliar.

Kejaksaan Agung mengungkapkan uang yang disita tersebut merupakan pengembalian kerugian keuangan negara yang diserahkan PT CNI berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Berita Lainnya  Wagub Erwan Minta Warga Jabar Tak ke Jakarta Ikut Demo

Uang tersebut kemudian dititipkan pada Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) pada Bank Mandiri yang berada dalam pengelolaan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Kejagung hingga kini belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Dugaan korupsi berkaitan dengan aktivitas ekspor nikel PT CNI di Sulawesi Tenggara pada 2017-2019, ketika perusahaan disebut belum memiliki RKAB, namun telah memperoleh rekomendasi ekspor.

Penyidik menduga adanya pengaturan hasil uji kadar nikel agar memenuhi ketentuan ekspor serta penggunaan dokumen yang tidak sah, yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp401,6 miliar.

Berita Lainnya  Jawa Barat Target 2029 Tidak Ada Lagi Anak Muda Menganggur

Sumber : Suara.com/Alfian Winanto

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan Bupati Citra

PANGANDARAN - Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan fatal sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Citra Pitriyami pada Minggu...

Gus Kikin Resmi Terpilih sebagai Ketum PBNU 2026-2031

JOMBANG - KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah...

Habib Rizieq Kecam Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Bambang dan Lukai Faturrohman

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) mengecam keras tewasnya Bambang Setiyawan, seorang pedagang cermin di Pejompongan yang tewas akibat pengeroyokan dalam kericuhan aksi unjuk...

Sempat Memanas! 5 Calon Ketum PBNU Sepakat Pemilihan Melalui AHWA

JOMBANG - Penentuan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa...

Polda Metro Jaya akan Dalami Dugaan Keterlibatan GRIB Jaya dalam Kericuhan Demonstrasi

JAKARTA - Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan keterlibatan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dalam kericuhan yang terjadi saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan