Minggu, Juni 14, 2026
spot_img

Kasusnya Asli Ditangani Polisi, Tapi Video Viral Klarifikasi Ibu Santriwati Ternyata Hanya Konten

KARAWANG – Terkait video viral klarifikasi seorang ibu dari santriwati yang menjelaskan anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah, ternyata video viral tersebut hanya video hasil konten kreator (bukan video klarifikasi asli).

Entah apa tujuan dari pembuatan video tersebut, apakah untuk hiburan semata atau bentuk ‘satire’ terhadap kasus dugaan pencabulan yang sedang bergulir, tetapi berdasarkan penelusuran Redaksi Opiniplus.com, video viral klarifikasi tersebut dipastikan bukan video asli dari salah satu korban.

Berita Lainnya  Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

Pasalnya, dalam video lain yang dilanair dari instagram @rarayarti memperlihatkan hasil rekaman gagal pembuatam video. Yaitu dimana si ibu yang diketahui bernama Hamidun tersebut terlihat ‘cengengesan’ saat beberapa kali gagal melakukan akting adegan.

Polisi Tetapkan Pengasuh Ponpes Padang Ati sebagai Tersangka

Namun demikian, kasus dugaan pencabulan terhadap para santriwati ini kasus nyata yang sedang ditangani pihak Polres Pekalongan.

Pasalnya, sejak tersangka AKF (54), pimpinan pondok pesantren (ponpes) atau Padepokan Padang Ati ditangkap usai solat idul adha pada Rabu (27/5/2026) kemarin, kini penyidik Polres Pekalongan telah menetapkan AKF sebagai tersangka.

Berita Lainnya  Polda Jabar Bongkar Sidikat Penipuan Titik Proyek SPPG

AKF kini telah mendekam di sel tahanan Polresta Pekalongan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut atas dugaan pencabulan terhadap 25 santriwati.***

Ket foto : Tangkapan layar video viral klarifikasi ibu santriwati yang mengaku anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah. Tetapi dalam tangkapan layar video lain terlihat bahwa video klarifikasi tersebut hanya sebuah konten kreator.

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pimpin Langsung Sidak, Bupati Aep Temukan THM hingga Minol Tak Berizin

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung agenda inspeksi mendadak (sidak) terhadap beberapa Tempat Hiburan Malam (THM), pada Sabtu (13/6/2026) malam. Didampingi Wakil...

Polemik Theatre Night Mart, Toto : “Ada Indikasi Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM”

KARAWANG - Sejak awal kali pertama beroperasi, dugaan 'aksi kucing-kucingan' dengan Pemkab Karawang dilakukan Theatre Night Mart - tempat hiburan malam (THM) di Jalan...

Gegara Berselisih di Medsos, Remaja di Bekasi Tewas Dikeroyok, 6 Pelaku Diamankan

KOTA BEKASI - Sebanyak enam orang diamankan Polres Metro Bekasi Kota, karena diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan remaja berinisial SRR...

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan