Kamis, Agustus 20, 2026
spot_img

Pihak Sekolah Terima Pesan Ancaman Bom, MPLS di SDN Srengseng Sawah – Jaksel Dibubarkan

JAKARTA – SDN Srengseng Sawah 15 Pagi di Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) mendapatkan ancaman teror bom yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) langsung dibubarkan.

“Sudah dibubarkan, kita sudah koordinasi dengan semua pihak,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi saat dihubungi, dilansir dari Detik, Senin (13/7/2026).

Sementara dari video yang diunggah Instagram @depok24jam, tampak pihak kepolisian menyisir sejumlah kelas dan setiap sudut di SD itu.

Berita Lainnya  Perintah Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub yang Pungli Sopir Truk

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror diterjunkan untuk melakukan penyisiran.

Dari video juga tampak siswa dikumpulkan di lapangan sebelum dibubarkan. Polisi juga mencoba menenangkan dan memberi penjelasan kepada orang tua siswa yang panik karena ancaman itu.

“Orang tua siswa juga pada panik. Saat ini siswa sudah pulang,” ujarnya.

Gegana dan Densus 88 Antiteror melakukan penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang mendapatkan ancaman bom. Hasilnya, tidak ditemukan bom di lokasi tersebut.

Berita Lainnya  2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

“Nihil, tapi masih disisir, lagi disisir,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi saat dihubungi, Senin (13/7).

Ancaman tersebut dikirimkan saat siswa dan guru tengah melakukan upacara di hari pertama sekolah setelah libur panjang. Ancaman dikirimkan via pesan pribadi kepada guru dan petugas tata usaha (TU).

“Laporannya 07.30 WIB, tapi memang di-WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru lihat WA-nya, kita langsung datang semuanya, Camat, Lurah,” jelasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Praperadilan Febrie Ardiansyah Minta Hakim Batalkan Status Tersangka dan Kembalikan Barang Sitaan

JAKARTA - Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah melalui kuasa hukumnya, Muhammad Farizi, meminta Hakim Tunggal Richard Edwin mengabulkan seluruh permohonan praperadilan yang diajukannya. Dalam permohonan yang...

Karnaval Agustusan di Cicalengka Berujung Ricuh dan Adu Jotos

BANDUNG - Karnaval perayaan HUT ke-81 RI di Jalan Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Senin (17/8/2026) berujung ricuh akibat sekelompok orang yang diduga mabuk...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan