Minggu, Juli 12, 2026
spot_img

Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar TNI, Warga Intan Jaya – Papua Tengah Arak Jenazah Ibu Hamil

Seorang ibu hamil bernama Melkiana Dwitau meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya setelah diduga terkena peluru nyasar di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Kamis (2/7/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.45 WIT saat hujan turun. Korban sempat menjalani operasi darurat untuk menyelamatkan bayi dalam kandungannya, namun bayi tersebut juga dinyatakan meninggal dunia.

Bupati Intan Jaya Aner Maisini menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban.

Berita Lainnya  Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan 'Sumpah Pocong'

Ia mengatakan, wilayah Intan Jaya saat ini masih berada dalam status tanggap darurat penanganan konflik kelompok bersenjata.

Diketahui, jenazah Melkiana dan bayinya kemudian diarak ribuan warga mengelilingi Kota Sugapa sebelum dibawa ke rumah duka. Warga berjalan kaki sambil membawa foto korban sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa.

Komnas HAM Minta Evaluasi Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi tata kelola keamanan di Papua menyusul kembali jatuhnya korban sipil.

Berita Lainnya  Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata

“Meminta Presiden RI, Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keamanan dan prosedur tetap prajurit TNI dan satuan keamanan lainnya yang bertugas di Papua, khususnya di wilayah rawan konflik,” ujar Frits kepada Kompas.com melalui sambungan WhatsApp, Jumat (3/7/2026).

Menurut dia, penanganan keamanan di wilayah konflik tidak seharusnya hanya mengedepankan pendekatan represif, melainkan juga pendekatan kemanusiaan yang proporsional dan berbasis hak asasi manusia.***

Sumber : Kompas

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan