Senin, Agustus 24, 2026
spot_img

Warga Karawang Barat Keluhkan Serangan Kutu Beras, Mata Anak Sampai Bengkak

KARAWANG – Warga di Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengeluhkan serangan kutu beras yang diduga berasal dari gudang penyimpanan beras di sekitar permukiman.

Salah seorang warga, Ahmad Kamil, mengaku harus membersihkan rumahnya hingga tiga sampai lima kali dalam sehari lantaran banyak kutu beras yang masuk ke dalam rumah. Jumlah kutu itu meningkat terutama pada pagi dan malam hari.

“Bahkan pada Sabtu malam, istri saya kemasukan kutu beras hingga telinganya mengeluarkan darah. Ada juga anak tetangga yang mengalami hal serupa,” ujar Ahmad, dilansir dari Kompas.

Anah, warga lainnya, mengaku merasakan hal serupa. Ia menyebut anaknya mengalami mata bengkak yang diduga akibat banyaknya kutu beras di lingkungan rumah.

Berita Lainnya  Kepala SPPG di Karanganyar Muntah Usai Cicipi Ayam Menu MBG

Menurutnya, laporan yang telah disampaikan kepada pihak terkait hingga kini belum mendapat penanganan.

“Kalau keluar rumah, kutunya sangat banyak. Anak saya juga matanya bengkak. Sudah kami laporkan, tetapi belum ada tanggapan. Harusnya segera dilakukan penyemprotan atau penanganan,” ujar Anah.

Kepala Bulog Karawang Rafki Ismael memastikan, pihaknya segera menindaklanjuti persoalan kutu beras itu bersama pengelola gudang. Bulog, kata dia, telah menerapkan Pengendalian Hama Gudang Terpadu (PHGT) sebagai standar dalam mengendalikan hama selama proses penyimpanan beras.

Berita Lainnya  Sama dengan Judi, MUI Tegaskan Hadiah Agustusan yang Dipungut dari Peserta Hukumnya Haram

“Pada penyimpanan beras, hama memang memiliki siklus hidup. Karena itu kami terus melakukan upaya pengendalian melalui berbagai langkah, seperti fumigasi pada komoditas dan penyemprotan (spraying) di lingkungan gudang. Langkah tersebut bertujuan mengendalikan tingkat serangan hama di gudang penyimpanan beras Bulog,” ujarnya.

Rafki menyebut, Bulog bersama pihak pengelola gudang, BGR melakukan monitoring langsung ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Memang ada beberapa warga yang terdampak, dan hal itu sudah kami tindak lanjuti. Mudah-mudahan permasalahan ini bisa segera teratasi. Bulog bersama BGR akan bertanggung jawab agar kenyamanan masyarakat di sekitar gudang tetap terjaga,” katanya.

Berita Lainnya  Tanpa 'Money Politic', Pemilihan BPD Pasirkaliki - Rawamerta Sukses Tanpa Ekses

Meski begitu, Rafki memastikan keberadaan kutu beras tidak memengaruhi mutu beras yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Sebab, kutu beras yang ada merupakan hama sekunder sehingga tidak menyerang komoditas secara langsung.

“Sebelum beras disalurkan, kami juga rutin melakukan proses pengolahan dan pemeriksaan kualitas. Karena itu, kami memastikan beras yang diterima masyarakat tetap dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” ujar Rafki.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Viral Pengunjung Taman Safari Nekat Buka Kaca Mobil, Langsung Dihampiri Harimau

BOGOR - Video seorang pengunjung membuka jendela mobil di area harimau Taman Safari Bogor, Jawa Barat, beredar di media sosial. Terlihat jendela yang terbuka...

Dari 89 Laporan, Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan puluhan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai...

Gagal Menyalip, Mobil Damkar Terguling saat Perjalanan Memadamkan Kebakaran, 7 Personel Luka-luka

LAMPUNG - Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) terbalik di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (23/8/2026). Mobil damkar itu...

Sempat Akting di Publik, Polisi Tangkap Ayah Kandung yang Bunuh dan Mutilas Anak Perempuan Disabilitas

Polres Merauke menetapkan seorang ayah kandung berinisial MRP alias Maulana sebagai tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap putrinya yang menyandang disabilitas, Julia Risky Ramadiana...

Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Kelapa Sawit

BERAU - Di tengah kondisi darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Polres Berau menangkap seorang pelaku pembakaran lahan di...

Hukum

Dari 89 Laporan, Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan puluhan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan