Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Kejari Subang Naikan Status Penyidikan Terkait Dugaan Gratifikasi yang Libatkan Sejumlah OPD

SUBANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang resmi meningkatkan statusĀ  hukum dugaan tindak pidana korupsi berupa gratifikasi yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Peningkatan status ini menandai babak baru dalam pengusutan kasus yang diduga melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Subang, Dr. Akmal Abbas, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut diambil setelah tim penyidik menemukan unsur pidana dan bukti permulaan yang memadai selama proses penyelidikan berlangsung.

Berita Lainnya  Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

Akmal menegaskan komitmen institusinya untuk menuntaskan perkara ini secara transparan dan profesional.

ā€œKami sudah menaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan terkait perkara gratifikasi ini. Langkah ini diambil setelah dilakukan gelar perkara dan ditemukan bukti-bukti yang mengarah pada tindak pidana korupsi,ā€ ujar Akmal Abbas, dilansir dari Radar Karawang.

Meski status perkara telah naik ke tahap penyidikan, pihak Kejaksaan belum menetapkan nama-nama tersangka secara resmi.

Akmal menjelaskan bahwa tim penyidik saat ini tengah melakukan pendalaman intensif untuk mengumpulkan alat bukti tambahan guna memperkuat konstruksi hukum serta mengidentifikasi pihak-pihak yang paling bertanggung jawab dalam praktik rasuah tersebut.

Berita Lainnya  'Gercep' Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

Kasus ini menjadi sorotan luas karena diduga melibatkan lintas instansi atau beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Subang.

Ruang lingkup penyidikan mencakup dugaan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatan dan kewenangannya.

ā€œIni menyangkut banyak pihak dan OPD, sehingga kami perlu ketelitian dalam proses ini agar semuanya terang benderang. Kami akan bekerja secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,ā€ tegas Akmal.

Berita Lainnya  Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

Kejaksaan Negeri Subang kini menjadwalkan pemanggilan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut dalam kapasitas penyidikan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Korps Adhyaksa dalam membersihkan praktik korupsi di birokrasi daerah serta memastikan supremasi hukum tetap tegak di wilayah Kabupaten Subang. (rk)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan