Jumat, Juli 3, 2026
spot_img

Riset BRIN Sebut Tanah Pantura Subang Turun 2,8 Cm/Tahun, Banjir Rob Mengancam

SUBANG – Hasil riset terbaru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Pemerintah Kabupaten Subang mengungkap kondisi mengkhawatirkan di pesisir pantai utara.

Laju penurunan tanah di kawasan Pantura Subang diperkirakan mencapai 1,2 hingga 2,8 centimeter per tahun, yang mengakibatkan risiko ancaman bencana banjir rob di wilayah tersebut kian meningkat tajam.

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Subang bersama BRIN mulai melakukan penyusunan rekomendasi ilmiah dalam menghadapi dampak penurunan tanah dan banjir rob di wilayah pesisir.

Adapun Kawasan yang menjadi fokus penelitian meliputi Kecamatan Legonkulon, Pamanukan, Blanakan, Sukasari, dan Pusakanagara. Wilayah tersebut dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap genangan akibat kombinasi penurunan muka tanah dan kenaikan muka air laut.

Berita Lainnya  Tradisi Gubyag Balong Awali Peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-58 Tahun

Berdasarkan hasil penelitian BRIN Subang, laju penurunan tanah Subang diperkirakan mencapai 1,2 hingga 2,8 centimeter per tahun. Jika kondisi ini terus berlangsung, risiko banjir rob Subang maupun banjir di kawasan pesisir diperkirakan akan semakin meningkat.

Kepala BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar, mengatakan bahwa kajian yang dilakukan BRIN menjadi pijakan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data dan riset.

“Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya untuk mengurangi risiko penurunan tanah dan banjir rob di kawasan pesisir Subang,” ujarnya, pada Jumat (3/7/2026).

Berita Lainnya  AKBP Fiki Novian Ardiansyah Jadi Kapolres Karawang Terakhir

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan BP4D Kabupaten Subang, Eti Maryati, menambahkan hasil penelitian akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai langkah mitigasi.

Tindakan mitigasi meliputi penguatan kebijakan tata ruang, pengelolaan sumber daya air, peningkatan infrastruktur pengendali banjir, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor.

Eti Maryati berharap, lahir strategi pembangunan pesisir yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Subang menggandeng BRIN Subang, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Berita Lainnya  Lagi, Ayah di Karawang Perkosa Anak Kandung, Korban Sempat Melawan Tapi Tak Berdaya

Pendekatan berbasis riset tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan dampak penurunan tanah Subang sekaligus mengurangi risiko banjir rob Subang yang mengancam wilayah Pantura,” ungkapnya.

Dengan hasil penelitian yang komprehensif, Pemerintah Kabupaten Subang memiliki landasan ilmiah yang lebih kuat dalam menyusun kebijakan pembangunan pesisir sehingga perlindungan masyarakat dan keberlanjutan kawasan Pantura dapat terus ditingkatkan.***

Sumber : Tirto.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Janji Dedi Mulyadi 7 Tahun Lalu Kembali Ditagih, Bendungan Situdam Kembali Menghitam Tercemar Limbah Industri

KARAWANG - Janji Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sekitar 7 tahun lalu sewaktu masih menjabat sebagai Anggota DPR RI, kembali ditagih warga...

Imbas Kontroversi Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’, Bupati Purwakarta Diperiksa Kemendagri Selama 8 Jam

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, imbas kontroversi terkait lagu 'Lalaki Langit Lalanang...

Polisi Ringkus 3 Pelaku Begal yang Tewaskan Pengemudi Ojek Online

KOTA BEKASI - Polisi menangkap tiga pelaku begal berinisial MF (20), RTF, (20), dan MRA (20), yang menewaskan seorang pengemudi ojek online berinisial DTLP...

Kejari Subang Naikan Status Penyidikan Terkait Dugaan Gratifikasi yang Libatkan Sejumlah OPD

SUBANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang resmi meningkatkan status  hukum dugaan tindak pidana korupsi berupa gratifikasi yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dari...

Dedi Mulyadi Siapkan Beasiswa Pelatihan ke Inggris bagi Siswa dan Guru Berprestasi di ‘Sekolah Maung’

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyediakan kesempatan baru bagi guru dan siswa untuk memperoleh pengalaman di luar negeri. Guru terbaik Sekolah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan