Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Tradisi Gubyag Balong Awali Peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-58 Tahun

PURWAKARTA – Tradisi gubyag balong, yakni menangkap ikan bersama-sama menggunakan tangan kosong di kolam atau balong, kembali digelar sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan Hari Jadi ke-58 Kabupaten tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Lembur Harepan, Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu (13/6/2026) itu disambut antusias ratusan warga.

Mereka turun langsung ke dalam balong untuk menangkap ikan yang sebelumnya ditebar oleh panitia.

Salah seorang warga, Deni (42), mengaku senang dapat mengikuti tradisi yang sarat nilai kebersamaan tersebut.

“Senang bisa ikut gubyag balong. Lumayan dapat ikan, ini juga jadi hiburan dan silaturahmi warga. Tadi meriah banget,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Hal senada disampaikan warga lainnya, Irfan (35). Menurutnya, tradisi gubyag balong menjadi daya tarik tersendiri karena melibatkan masyarakat secara langsung.

Berita Lainnya  Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

“Jarang ada kegiatan yang bisa dinikmati semua kalangan seperti ini. Anak-anak, orang tua, semuanya bisa ikut. Mudah-mudahan tradisi seperti ini terus dilestarikan,” katanya.

Gubyag balong sebagai pembuka Hari Jadi Purwakarta

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan gubyag balong sengaja dipilih sebagai pembuka rangkaian Hari Jadi Purwakarta agar seluruh masyarakat dapat merasakan kemeriahan perayaan.

“Hari ini kita melaksanakan gubyag balong sebagai pamuka lawang rangkaian Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan ke-58 Kabupaten Purwakarta tahun 2026. Kita ingin seluruh aktivitas dalam rangka hari jadi Purwakarta ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Midan.

Berita Lainnya  KAHMI Karawang Gelar Syukuran Sederhana : "Yakin Usaha Sampai, Karawang Maju"

Ia menjelaskan, pada kegiatan perdana di Pondoksalam, pemerintah menebarkan sekitar 400 kilogram atau empat kuintal ikan ke dalam balong.

Tradisi serupa juga akan digelar secara serentak di 17 kecamatan pada 20 Juni 2026 dengan alokasi tiga kuintal ikan di setiap lokasi.

Menurutnya, konsep perayaan tahun ini sengaja diperluas hingga tingkat kecamatan agar masyarakat tidak hanya terpusat pada kegiatan di ibu kota kabupaten.

“Kalau dulu seluruh kegiatan difokuskan di tingkat kabupaten, sekarang kita dorong agar kecamatan juga menyelenggarakan kegiatan masing-masing. Jadi masyarakat tidak perlu selalu datang ke pusat kabupaten untuk merasakan kemeriahan hari jadi Purwakarta,” kata dia.

Selain gubyag balong, kata Midan, berbagai kegiatan lain juga telah disiapkan, mulai dari Safari Cinta, istigasah, ziarah ke Makam Syekh Baing Yusuf, Muru Indung Cai, hingga berbagai perlombaan tradisional yang akan digelar di masing-masing kecamatan.

Berita Lainnya  Apresiasi Kinerja Kasi Pidsus, Pengamat Desak Kejaksaan Bongkar Keterlibatan BTN

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, mengatakan peringatan Hari Jadi Purwakarta tahun ini dirancang agar benar-benar menjadi pesta rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap seluruh warga ikut berpartisipasi dan menyemarakkan berbagai kegiatan yang telah disiapkan dalam rangka Hari Jadi Purwakarta 2026 sehingga momentum tersebut menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan kecintaan terhadap Purwakarta.***

Artikel ini telah tayang di Kompas : https://bandung.kompas.com/read/2026/06/13/185030378/mengenal-tradisi-gubyag-balong-di-purwakarta-saat-warga-berebut-tangkap-ikan.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan