Minggu, Juli 12, 2026
spot_img

Polemik Theatre Night Mart, Toto : “Ada Indikasi Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM”

KARAWANG – Sejak awal kali pertama beroperasi, dugaan ‘aksi kucing-kucingan’ dengan Pemkab Karawang dilakukan Theatre Night Mart – tempat hiburan malam (THM) di Jalan Tuparev, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Pasalnya, meski THM ini baru memiliki izin ‘Resto dan Bar’ dan belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan penjualan minuman beralkohol (Minol),  tetapi fakta di lapangan memergoki THM beroperasi ‘semi diskotik’ dan terindikasi menjual minol (menurut keterangan Satpol PP Karawang).

Sehingga pada Kamis (16/4/2026), Komisi IV DPRD Karawang, Dinas PUPR dan aparat gabungan hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan inspeksi mendadak (sidak) yang berujung keluarnya rekomendasi DPRD Karawang untuk ‘menutup sementara’ operasional Theatre Night Mart.

Dalam perjalanannya, Theatre Night Mart terindikasi sebagai ‘THM membandel’ yang masih beroperasi ditengah polemik pengurusan perizinan yang belum lengkap. Hingga akhirnya tercium aktivitas ‘Pesta Gay’ yang videonya viral dan menjadi sorotan nasional.

Berita Lainnya  Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Kini, Satpol PP Karawang telah ‘menyegel sementara’ operasional Theatre Night Mart, di tengah penyelidikan yang sedang dilakukan Polres Karawang yang telah mengamankan 5 pelaku terduga gay dalam video viral tersebut.

Ditengah tuntutan tokoh agama, kaum santri hingga Ormas Islam yang mendesak agar Theatre Night Mart ditutup permanen melalui aksi demonstrasi ke kantor Bupati Karawang yang digelar pada Rabu (10/6/2026), kini beredar kabar miring adanya indikasi jutaan bahkan miliaran duit kepengurusan izin dan pengamanan Theatre Night Mart, agar THM ini tetap bisa beroperasi.

Polemik Theatre Night Mart Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM

Di kesempatan lain, Politisi atau Tokoh Masyarakat Karawang, H. Toto Suripto mencurigai adanya indikasi sarat kepentingan persaingan bisnis THM dalam polemik Theatre Night Mart, khususnya ketika muncul persoalan video viral pesta gay.

Berita Lainnya  Kejagung Ungkap Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Aktif di Korupsi Program MBG

Menyikapi polemik THM ini, Toto memberikan pandangan dari prespektif yang lebih luas. Sehingga muncul pertanyaan, dari manakah asalnya ‘gerombolan gay’ yang viral dalam video yang beredar luas di media sosial tersebut.

“Saya tidak memiliki kepentingan dengan pihak manapun, karena kenal juga enggak dengan mereka. Tapi kecurigaan saya tentu sama dengan kecurigaan sebagian publik yang memandang adanya indikasi sarat kepentingan persaingan bisnis THM dalam polemik video viral tersebut,” kata Toto Suripto, kepada Redaksi Opiniplus.com.

Disinggung mengenai adanya dugaan duit ratusan juta bahkan miliaran dalam kepengurusan izin hingga pengamanan Theatre Night Mart, dalam hal ini Toto enggan berkomentar terlalu lebih jauh.

“Kalau soal itu, ya tentu harus ada bukti dulu sebelum saya berstatemen. Kalau memang indikasinya kuat, ya tinggal dikonfirmasi dan dikonfrontir saja kepada manajemen Theatre Night Mart,” saran Toto kepada wartawan.

Berita Lainnya  Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

Namun demikian, mantan Ketua DPRD Karawang ini menegaskan, agar legislatif Karawang terlebih dahulu melihat rujukan Undang-undang di atasnya, ketika ingin membuat regulasi Perda Pengawasan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender), untuk menyikapi polemik video viral pesta gay ini sebagai langkah solusi jangka panjang.

“Lihat dulu rujukan Undang-undang di atasnya ada atau tidak. Kalau tidak ada, ya percuma juga teriak-teriak akan dibuat Perda LGBT, karena pasti dibatalkan atau ditolak oleh pemerintah pusat,” tutupnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan