Sabtu, Agustus 1, 2026
spot_img

Ayah yang Aniaya Anak Kandung di Bandung Barat Sudah Ditangkap Polisi, Motifnya Bikin Geleng-geleng Kepala

BANDUNG – Pelarian Dayat alias Cepi (28), pria yang diduga menganiaya anak kandungnya berusia 5 tahun di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat berakhir setelah diringkus polisi.

Dayat diamankan jajaran Satreskrim Polres Cimahi pada Kamis (30/7/2026) sore, setelah video aksi kekerasan terhadap anaknya viral di media sosial.

Sebelum ditangkap, Dayat disebut sempat disembunyikan oleh pihak keluarganya. Ia kemudian berusaha melarikan diri hingga akhirnya berhasil diamankan polisi.

Kini, pria yang diketahui seorang pengangguran tersebut telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri.

Kapolres Cimahi, AKBP M. Faruk Rozi mengatakan, polisi sudah mengamankan pelaku untuk selanjutnya diproses hukum.

Berita Lainnya  Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Bentrokan di Tambak - Jakpus

“Terduga pelaku sudah kami amankan juga,” kata Faruk saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).

Terduga pelaku penganiayaan itu dipastikan adalah ayah kandung korban. Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Cimahi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap motif penganiayaan tersebut.

Polisi juga mendalami tindakan pelaku yang merekam aksi kekerasan terhadap anaknya hingga menyebabkan korban mengalami luka.

“Saat ini masih diperiksa terkait motif dan keterangan lainnya. Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” ujar Faruk.

Peristiwa penganiayaan itu diakuinya dilakukan pada Minggu (26/7/2026) di kediaman Dayat di Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor.

Berita Lainnya  Mirip Kasus Taufik Hidayat, Perempuan di Bekasi ini Disekap dan Disiksa Kekasihnya

Dalam video yang beredar, Dayat terlihat melakukan kekerasan terhadap korban yang masih berusia 5 tahun, bocah tersebut dipukul, ditampar hingga dijambak. Korban bahkan terlihat menangis histeris dengan darah mengucur dari hidungnya.

Ibu kandung korban, Rika (23), mengatakan penganiayaan itu bermula ketika R tidak ingin pulang ke rumah ayahnya. Namun, korban akhirnya dibawa paksa hingga kemudian mengalami kekerasan.

“Jadi anak saya enggak mau pulang, maunya sama saya di sini. Cuma akhirnya dibawa paksa, akhirnya karena emosi anak saya disiksa sama pelaku,” ungkap Rika saat ditemui di kediamannya, Jumat (31/7/2026).

Berita Lainnya  Gadis ini Alami Trauma karena Jadi Korban Pemerkosaan Ayah dan Paman Selama Bertahun-tahun

Menurut Rika, luka yang terlihat dalam video tersebut diduga akibat pukulan menggunakan tangan kosong. “Jadi berdarah itu memang karena dipukul sama tangan kosong,” kata Rika.

Rika mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah menerima video yang memperlihatkan anaknya dianiaya.

“Itu anak saya satu-satunya, masih 5 tahun. Saya dikirim video sama dia (pelaku). Kalau kejadiannya bagaimana saya kurang tahu, cuma kan sesuai yang di video anak saya dipukul, dijambak, ditempeleng sampai berdarah,” ucap Rika.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Takut Aib Hubungan Intim Terbongkar, Remaja ini Bunuh dan Bakar Mantan Pacar

NABIRE - Gadis anak baru gede (ABG) berinisial CK (15) tewas dibakar mantan pacarnya berinsial A (14) di Nabire, Papua Tengah. Peristiwa ini bermula...

Ramai Video Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berjalan di Atas Bara Api, Ini Penjelasannya!

JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan buka suara terkait video viral yang memperlihatkan calon pegawainya berjalan di atas bara api dalam Program Orientasi Persiapan Kerja (OPK)....

Sempat Buntu di Babak Pertama, Timnas Indonesia Akhirnya Taklukan Timor Leste 3 : 0

JAKARTA - Timnas Indonesia berhasil unggul 3-0 atas Timor Leste pada babak kedua pertandingan Grup A Piala AFF 2026, Jumat (31/7). Gol pembuka Indonesia...

Pria ini Nekat Selundupkan Tahu Bulat Berisi Sabu ke Sel Tahanan Mako Polres Bima

BIMA - Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam sel tahanan Mako Polres Bima Kota berhasil digagalkan petugas jaga. Seorang pemuda berinisial AR (21),...

Ditertawakan, Wali Kota Bandung ‘Ngamuk’ Saat Tinjau Lokasi Penebangan Pohon

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, ngamuk saat meninjau lokasi penebangan pohon tanpa izin di kawasan Jalan LLRE Martadinata atau Jalan Riau Kota...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan