Kamis, September 17, 2026
spot_img

Guru Ngaji Diduga Cabuli Sejumlah Murid Laki-laki, Gak Mau Diusir dari Kampung Berakhir Rumah Dikepung

SUKABUMI – Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengepungan rumah oleh massa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial.

Kemarahan warga tersebut dipicu oleh dugaan pencabulan yang dilakukan seorang oknum guru ngaji terhadap anak di bawah umur.

Peristiwa ini terjadi di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (31/7/2026).

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 13 detik, tampak puluhan warga memadati halaman hingga teras sebuah rumah panggung. Suasana sempat memanas saat warga yang emosional mengamankan seorang pria berkemeja putih di tengah kerumunan.

Informasi yang beredar menyebutkan oknum guru ngaji tersebut diduga mencabuli sejumlah murid laki-laki. Terduga pelaku juga dilaporkan sempat berusaha melarikan diri setelah aksinya diketahui warga.

Berita Lainnya  Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

Kepala Desa Cihaur, Asep, membenarkan adanya gejolak warga di wilayahnya. Namun, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) Cihaur awalnya tidak menerima laporan resmi mengenai dugaan tindak pidana tersebut.

“Mengingat kejadian kemarin, saya selaku Pemdes Desa Cihaur memang tidak menerima laporan (resmi) dari masyarakat, para tokoh, maupun pihak korban,” ujar Asep saat dikonfirmasi detikJabar, Sabtu (1/8/2026).

Asep menjelaskan, Kepala Dusun setempat sebenarnya telah menyarankan keluarga korban untuk segera melapor ke desa maupun kepolisian. Namun, pihak keluarga saat itu memilih untuk menempuh jalur kekeluargaan.

Berita Lainnya  Bukan Peserta Demo, Pedagang Cermin Tewas Dianiaya Sejumlah Orang Tak Dikenal

“Menurut informasi, dari pihak korban jangan dulu laporan karena mau diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Asep.

Setelah melalui serangkaian musyawarah antara warga dan keluarga korban, akhirnya disepakati bahwa terduga pelaku harus meninggalkan lingkungan desa.

“Musyawarah demi musyawarah ternyata melahirkan satu keputusan dari warga masyarakat, termasuk pihak korban, yaitu mengusir si pelaku dari Desa Cihaur,” tutur Asep.

Merespons kabar yang kian meluas, Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal. Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami kebenaran informasi tersebut.

Berita Lainnya  Kelabuhi Aparat, Pengedar Obat Keras di Bekasi Gunakan Mobil Keliling

“Iya betul, kami sudah mendapatkan informasi itu. Anggota kita juga sudah ke sana untuk mengecek kebenaran informasi yang beredar di media sosial tersebut,” ujar Dudi.

Hingga saat ini, kepolisian masih mengumpulkan fakta-fakta di lapangan, termasuk melacak keberadaan para korban untuk dimintai keterangan.

“Saat ini kami masih menelusuri ya, karena yang katanya korban juga belum kita temukan laporan soal itu (pencabulan) juga tidak ada, masih kita cek lagi,” kata Dudi.***

Sumber : Detikcom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Massa Rusak Makopolres Sumba Barat, Setelah Polisi Tembak Mati Pencuri Ternak

SUMBA BARAT - Sejumlah ruangan kerja di Makopolres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dirusak oleh massa saat memprotes insiden polisi menembak mati warga...

FC Seoul Vs Persib 0-1, Gol Tunggal Julio Cesar Bawa Maung Bandung Curi Tiga Poin

Hasil FC Seoul vs Persib Bandung pada Grup E AFC Champions League (ACL 2) 2026-2027, Rabu (16/9/2026), berakhir dengan skor 0-1. Gol Julio Cesar...

Tak Mampu Bayar Transaksi Open BO, Pedagang Mi Ayam di Bekasi Cekik Wanita Hamil hingga Tewas

BEKASI - Polisi menangkap pria berinisial AK (23) yang membunuh seorang wanita muda berinisial K (18) di sebuah kios mi ayam di Babelan, Bekasi. Pelaku...

Aksi Bejatnya Terekam CCTV, Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah 8 Tahun di Bekasi

BEKASI - Polisi menangkap pria berinisial DB yang diduga mencabuli anak perempuan berusia 8 tahun di Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Sebelumnya diberitakan, aksi bejat...

Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

KARAWANG - Atas pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), soal keterlibatan perusahaan Cipagamas yang bekerja sama dengan PT. Jui...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan