Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Masih di Bawah Umur, 2 Pelaku Pembacokan di Purwakarta Ditangkap Kurang dari 24 Jam

PURWAKARTA – Satreskrim Polres Purwakarta menangkap dua anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), terkait kasus pembacokan terhadap seorang remaja hingga tewas di Jalan Raya Sadang–Subang, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kedua terduga pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah peristiwa yang terjadi pada Jumat (3/7/2026) dini hari.

Sesuai ketentuan perlindungan anak, polisi hanya mengungkap identitas keduanya dengan inisial O.A. (15) dan K.R. (17). Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Purwakarta.

Kasi Humas Polres Purwakarta Iptu Tini mengatakan, kedua pelaku berhasil diamankan kurang dari sehari setelah laporan diterima.

Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, Satreskrim Polres Purwakarta berhasil mengamankan dua terduga pelaku untuk menjalani proses hukum,” kata Tini dalam keterangan yang diterima Kompas, Sabtu (4/7/2026).

Berita Lainnya  8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

Menurut Tini, penyidik masih mendalami seluruh fakta dan alat bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.

“Polres Purwakarta juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan terhadap anak dan remaja, memperkuat pendidikan karakter di lingkungan keluarga maupun sekolah, serta mengedepankan penyelesaian konflik tanpa kekerasan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran keluarga, lingkungan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah tindak kekerasan yang melibatkan anak, baik sebagai korban maupun pelaku.

“Saat ini kedua ABH masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Purwakarta. Berkas perkara akan diproses sesuai ketentuan sistem peradilan pidana anak dan selanjutnya dikoordinasikan dengan jaksa penuntut umum,” tuturnya.

Berita Lainnya  Polisi Amankan Pelaku Pembacokan Remaja Bobotoh Bogor

Polisi Sita Sajam dan Enam Ponsel

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa enam unit telepon genggam, satu bilah senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi pembacokan, serta satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna biru. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Atas perbuatannya, kedua ABH disangkakan melanggar Pasal 80 ayat (3) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dibacok dengan Celurit yang Baru Dibeli

Sebelumnya, remaja berinisial AF (16), warga Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, tewas setelah dibacok oleh sekelompok orang di Jalan Raya Sadang–Subang.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan, sebelum kejadian korban bersama tiga temannya baru saja melakukan transaksi cash on delivery (COD) untuk membeli senjata tajam jenis celurit di wilayah Kabupaten Subang.

Berita Lainnya  Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

Dalam perjalanan pulang, korban dan rombongannya diduga dipepet enam orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Cekcok mulut kemudian terjadi hingga berujung aksi pembacokan.

Korban diduga dibacok menggunakan celurit yang baru saja dibelinya melalui transaksi COD tersebut. AF mengalami luka serius dan sempat dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta, namun meninggal dunia dalam perjalanan akibat luka yang dideritanya.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan